Pertahankan Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Turun: Dampak Keputusan The Fed
- Senin, 25 Maret 2024
Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Rabu, 20 Maret, setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan mereka. Harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Mei turun sebesar US$1,43 atau 1,64 persen menjadi US$85,95 per barel. Sementara harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) AS untuk kontrak pengiriman April turun sebesar US$1,79 atau 2,14 persen menjadi US$81,68 per barel.
Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunga acuan mereka di kisaran 5,25-5,5 persen, namun memberikan sinyal akan menurunkannya sebesar tiga perempat basis poin pada akhir 2024, telah memengaruhi harga minyak. Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates, mengatakan bahwa keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar dan telah menekan harga minyak. Selain itu, meningkatnya aktivitas di kilang juga menjadi faktor penekan harga minyak.
Meskipun demikian, harga minyak sebelumnya telah mendapatkan dorongan dari laporan Badan Informasi Energi AS yang menyebutkan penurunan pasokan di Amerika Serikat secara tak terduga.
Baca JugaStrategi BRI Mendorong Kepemilikan Rumah Terjangkau untuk Masyarakat Indonesia Hingga 2026
Ini menunjukkan bagaimana keputusan dan sinyal kebijakan dari bank sentral seperti The Fed dapat berdampak signifikan pada pasar komoditas seperti minyak. Tindak lanjut dari kebijakan moneter yang diumumkan oleh lembaga keuangan terkemuka sering kali mempengaruhi sentimen pasar dan harga aset global.
Redaksi
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
10 Tempat Makan Paling Recommended di Dekat Terminal Kalideres Jakarta Barat
- Jumat, 27 Maret 2026
Berita Lainnya
Strategi BCA Dorong UMKM Naik Kelas dengan Program KUR 2026 Bunga Rendah
- Jumat, 27 Maret 2026
Update Harga Emas 27 Maret 2026: Batangan Galeri24 dan UBS Stabil di Rp2,8 Jutaan
- Jumat, 27 Maret 2026













