Rabu, 04 Februari 2026

Bukalapak Baru Serap 56 Persen Dana IPO, Sisanya Dipakai untuk Apa?

Bukalapak Baru Serap 56 Persen Dana IPO, Sisanya Dipakai untuk Apa?
Bukalapak Baru Serap 56 Persen

 JAKARTA – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melaporkan telah menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp 11,99 triliun hingga akhir Desember 2024. Jumlah ini setara dengan 56 persen dari total dana IPO yang mencapai Rp 21,9 triliun.

Direktur sekaligus Chief Financial Officer Bukalapak, Victor Lesmana, menjelaskan bahwa sisa dana sebesar Rp 9,95 triliun akan dimanfaatkan untuk pengembangan usaha dan anak perusahaan.

"Sisanya kurang lebih sebesar Rp 9,95 triliun akan digunakan untuk pengembangan usaha kami dan entitas anak melalui modal kerja, pembelian aset, joint venture, dan investasi," ungkap Victor dalam paparan publik insidentil pada Kamis (16/1/2025).

Baca Juga

Cara Cek Angsuran Adira Finance dengan Nomor Kontrak, Praktis & Cepat!

Victor menyampaikan keyakinannya bahwa penggunaan dana IPO hingga akhir 2025 dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang Bukalapak. Ia juga membuka peluang untuk akuisisi sebagai bagian dari strategi investasi.

"Kami akan mempertimbangkan akuisisi jika ada potensi positif untuk perkembangan perusahaan ke depannya," tambahnya.

Namun, Victor mengakui bahwa industri menghadapi tantangan besar akibat ketidakpastian global dan dinamika politik. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen untuk menggunakan dana IPO dengan prinsip kehati-hatian.

"Kami memastikan penggunaan dana IPO mendukung pertumbuhan berkelanjutan perusahaan, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang," jelas Victor.

Rincian Penggunaan Dana IPO hingga 31 Desember 2023
Hingga akhir 2023, Bukalapak telah menyerap dana IPO sebesar Rp 11,98 triliun. Berikut rincian penggunaannya:

Rp 5,56 triliun untuk modal kerja PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).
Rp 964,88 miliar untuk modal kerja PT Buka Mitra Indonesia.
Rp 17,70 miliar untuk modal kerja PT Buka Usaha Indonesia.
Rp 35,61 miliar untuk modal kerja PT Buka Pengadaan Indonesia.
Rp 1,05 miliar untuk modal kerja Bukalapak Pte. Ltd.
Rp 1,25 miliar untuk modal kerja PT Five Jack.
Victor optimis langkah ini dapat memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan perusahaan di tengah tantangan industri.

Redaksi

Redaksi

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Adira Finance Meningkatkan Pembiayaan dan Optimisme Ekonomi Indonesia 2026

Strategi Adira Finance Meningkatkan Pembiayaan dan Optimisme Ekonomi Indonesia 2026

Indonesia Siap Ambil Peran Strategis dan Alokasikan Anggaran untuk Perdamaian Gaza

Indonesia Siap Ambil Peran Strategis dan Alokasikan Anggaran untuk Perdamaian Gaza

Pemeriksaan Laporan Keuangan 2025 Tiga Kementerian Strategis Ditekankan BPK

Pemeriksaan Laporan Keuangan 2025 Tiga Kementerian Strategis Ditekankan BPK

Presiden Prabowo Resmi Ubah Aturan Dagang Nasional dan Penjualan Langsung Secara Signifikan

Presiden Prabowo Resmi Ubah Aturan Dagang Nasional dan Penjualan Langsung Secara Signifikan

OJK Luncurkan Aturan Baru untuk Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan di Indonesia

OJK Luncurkan Aturan Baru untuk Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan di Indonesia