Rabu, 04 Februari 2026

Pemerintah Pastikan Stok Energi Aman Selama Lebaran 2025

Pemerintah Pastikan Stok Energi Aman Selama Lebaran 2025
Pemerintah Pastikan Stok Energi Aman Selama Lebaran 2025

JAKARTA - Pemerintah menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan gas LPG tetap aman selama libur Lebaran 2025, meskipun terjadi peningkatan konsumsi energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pasokan energi nasional mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Selain itu, kami memastikan mutu BBM yang beredar di masyarakat telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan," ujar Bahlil saat meninjau SPBU rest area 379A Tol Semarang-Batang dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan langsung uji tera dan pengecekan kadar oktan pada BBM jenis Ron 90 dan 92 oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi serta Dinas Metrologi.

Baca Juga

Strategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026

Bahlil juga menginstruksikan agar pengujian mutu BBM dilakukan lebih rutin, dari yang sebelumnya setahun sekali menjadi setiap tiga bulan sekali, guna memastikan kualitas tetap terjaga. Selain itu, Kementerian ESDM bekerja sama dengan Pertamina dan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi untuk memastikan harga BBM yang diberikan sebanding dengan kualitasnya.

PLN Siapkan SPKLU untuk Pemudik Kendaraan Listrik

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pemudik kendaraan listrik (EV) selama Ramadan dan Lebaran 2025 telah diantisipasi dengan menambah titik pengisian daya. PLN telah memetakan lokasi SPKLU dengan okupansi tertinggi dan memastikan keberadaannya di setiap 20 km di sepanjang jalan tol.

"Kalau dari Jakarta, pengguna EV akan melakukan charging sekitar di Cirebon, Tegal, atau Batang, dengan jarak sekitar 200-250 kilometer. Jadi, daerah-daerah tersebut memiliki okupansi tinggi," jelas Darmawan.

Hingga saat ini, PLN telah menyediakan 3.558 unit SPKLU di 2.412 titik strategis di seluruh Indonesia. Untuk mendukung arus mudik di jalur Trans Sumatera dan Jawa, PLN telah menyediakan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi.

"Di setiap rest area tol Trans Sumatera dan Jawa sudah ada SPKLU, dengan jarak satu dengan yang lain hanya sekitar 23 kilometer. Khusus SPKLU dengan okupansi tinggi, kami tingkatkan jumlahnya hingga 7,5 sampai 8 kali lipat," tambahnya.

Dengan berbagai langkah antisipasi ini, pemerintah memastikan bahwa masyarakat dapat menjalani mudik Lebaran dengan nyaman tanpa khawatir akan ketersediaan energi.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Februari 2026: Penurunan Pertamax Hingga Dexlite di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Februari 2026: Penurunan Pertamax Hingga Dexlite di Seluruh Indonesia

Pemerintah Mempertahankan Tarif Listrik Triwulan I Tahun 2026 Untuk Semua Golongan Non-Subsidi

Pemerintah Mempertahankan Tarif Listrik Triwulan I Tahun 2026 Untuk Semua Golongan Non-Subsidi

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia

Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia