BEI Suspensi Perdagangan Humpuss Intermoda Transportasi HITS Akibat Rencana Delisting
- Rabu, 26 Maret 2025
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) pada sesi pertama perdagangan, Rabu 26 Maret 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rencana HITS untuk delisting dan kembali menjadi perusahaan privat.
Keputusan suspensi ini merujuk pada surat permohonan yang diajukan oleh HITS kepada BEI pada 25 Maret 2025 dengan nomor 071/DUA-HIT/III/2025 perihal permohonan penghentian sementara perdagangan saham. Berdasarkan keterbukaan informasi yang tercantum di laman resmi BEI, keputusan ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi pemegang saham serta pelaku pasar dalam menyesuaikan strategi investasi mereka.
Saham HITS Disuspensi, Pergerakan Harga Dihentikan
Baca JugaPresiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara
Menurut data yang dihimpun dari aplikasi IDX Mobile pada 26 Maret 2025, harga saham HITS berada di level Rp116 per lembar sebelum dilakukan suspensi. Dengan adanya penghentian sementara perdagangan, maka tidak ada pergerakan harga saham HITS pada sesi pertama perdagangan tersebut. Meskipun begitu, sebelum suspensi diberlakukan, kapitalisasi pasar perusahaan tercatat mencapai Rp823,8 miliar.
Langkah suspensi ini bukanlah hal yang mengejutkan mengingat rencana HITS untuk delisting sudah menjadi perbincangan di kalangan investor dalam beberapa waktu terakhir. Delisting sendiri merupakan proses penghapusan pencatatan saham dari bursa efek, yang berarti perusahaan tidak lagi menjadi perusahaan publik dan sahamnya tidak bisa diperdagangkan di pasar modal.
HITS dan Keterkaitannya dengan Tommy Soeharto
PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi laut, khususnya dalam pengangkutan minyak dan gas. Perusahaan ini memiliki keterkaitan dengan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sebagai salah satu pemegang saham utamanya. Saat ini, HITS masih dipimpin oleh Setiawan T. Widjojo sebagai Presiden Direktur dan Indra Yurana Sugiarto sebagai Direktur.
Sebagai bagian dari grup Humpuss, perusahaan ini telah lama berkecimpung dalam industri transportasi maritim Indonesia. Namun, keputusan untuk menarik diri dari bursa mencerminkan strategi bisnis perusahaan yang kemungkinan ingin lebih fokus pada operasional tanpa terikat dengan regulasi ketat yang berlaku bagi perusahaan terbuka.
Dampak Suspensi dan Delisting bagi Investor
Bagi para investor, suspensi perdagangan saham dapat berdampak signifikan terhadap strategi investasi mereka. Dengan dihentikannya sementara perdagangan, pemegang saham HITS tidak bisa menjual atau membeli saham mereka hingga ada pengumuman lebih lanjut dari BEI terkait nasib perdagangan saham ini.
Jika HITS benar-benar melanjutkan proses delisting, maka investor harus mengikuti prosedur yang ditetapkan, seperti penawaran pembelian saham dari perusahaan atau pemegang saham pengendali. Delisting juga berarti bahwa transparansi laporan keuangan dan aktivitas bisnis HITS akan lebih terbatas dibandingkan ketika masih berstatus sebagai perusahaan publik.
Langkah Berikutnya
BEI sebagai otoritas pasar modal akan terus memantau perkembangan terkait status HITS. Sementara itu, para pemegang saham diimbau untuk terus mengikuti pengumuman resmi dari perusahaan serta bursa terkait langkah selanjutnya dalam proses delisting ini.
Keputusan perusahaan untuk menjadi privat menandakan adanya perubahan strategi dalam operasional dan ekspansi bisnisnya. Bagaimana dampak keputusan ini terhadap industri transportasi maritim di Indonesia masih harus dinantikan dalam beberapa waktu ke depan.
Faizal Candra Rizky Perkasa
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Program Brivolution Reignite Pacu Kinerja Brimo Perkuat Transformasi Digital Bank BRI
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Realme 16 5G 2026: Layar AMOLED, Kamera 50MP, Baterai Jumbo
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Huawei nova 13 Pro 2025: Dual Kamera Depan 60MP dan Baterai 5000mAh
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Stylus Generasi Baru Honor Magic V6 dan Find N6 Terungkap Lengkap
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Sony Xperia 1 VIII dan Xperia 10 VIII Terungkap Lengkap Sebelum Rilis
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026
Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP
- Kamis, 05 Februari 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Strategi BNI Cetak Kenaikan Laba Bersih Di Tengah Tekanan Suku Bunga
- 05 Februari 2026













