JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa potensi penerimaan zakat di Indonesia mencapai Rp 327 triliun per tahun. Menurutnya, jika dana tersebut dapat dioptimalkan dengan baik, maka kemiskinan ekstrem di Indonesia bisa dihapuskan.
“Tadi dilaporkan bahwa potensi kita masih sangat besar, yaitu Rp 327 triliun. Tahun ini penerimaan zakat diperkirakan mencapai Rp 41 triliun dalam perhitungan kami,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Negara, Jakarta.
Menurutnya, untuk menghapus kemiskinan ekstrem, dibutuhkan dana sekitar Rp 30 triliun. Dengan jumlah potensi zakat yang ada, hal itu bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. “Bayangkan, kita bisa menghilangkan kemiskinan ekstrem tahun ini juga,” tambahnya.
Baca JugaPresiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara
Transparansi dan Efektivitas dalam Pengelolaan Zakat
Prabowo menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan dengan transparan dan efektif agar dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa zakat yang dikumpulkan harus dikelola secara bersih dan tertib sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Pekerjaan pemerintahan kita harus transparan, harus efektif, harus sampai ke mereka yang membutuhkan, dan harus dilaksanakan dengan pengelolaan yang sebersih-bersihnya serta setertib-tertibnya,” kata Prabowo.
Ajak Masyarakat untuk Berzakat
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengulurkan tangan dan berpartisipasi aktif dalam membantu sesama dengan cara berzakat dan berinfak. Menurutnya, zakat tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada ajaran agama, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.
“Mari kita berdoa untuk mereka yang membutuhkan, mari kita ulurkan tangan untuk mereka. Salah satunya adalah dengan berzakat, berinfak, dan bersedekah. Dengan berzakat, kita memperdalam rasa syukur dan terima kasih kita kepada Allah SWT atas segala karunia yang telah diberikan kepada kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa berzakat merupakan cerminan dari nilai gotong royong dalam masyarakat serta upaya nyata dalam mengurangi ketimpangan sosial.
“Zakat adalah manifestasi dari keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. Dengan berbagi kepada sesama, kita dapat menolong kaum dhuafa, meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, serta menghindarkan diri dari sifat kikir,” jelasnya.
Dampak Besar Zakat bagi Perekonomian
Dengan optimalisasi pengelolaan zakat, Prabowo yakin bahwa dampaknya tidak hanya akan membantu menghapus kemiskinan ekstrem, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Dana zakat yang terhimpun dapat digunakan untuk berbagai program sosial seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskin.
“Berzakat bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga merupakan bagian dari solusi ekonomi bagi bangsa kita,” tambahnya.
Acara penyerahan zakat ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus mendorong kesadaran masyarakat dalam berzakat. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat, diharapkan dana zakat yang terhimpun dapat memberikan dampak yang lebih signifikan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.
David
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Program Brivolution Reignite Pacu Kinerja Brimo Perkuat Transformasi Digital Bank BRI
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Realme 16 5G 2026: Layar AMOLED, Kamera 50MP, Baterai Jumbo
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Huawei nova 13 Pro 2025: Dual Kamera Depan 60MP dan Baterai 5000mAh
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Stylus Generasi Baru Honor Magic V6 dan Find N6 Terungkap Lengkap
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Sony Xperia 1 VIII dan Xperia 10 VIII Terungkap Lengkap Sebelum Rilis
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026
Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP
- Kamis, 05 Februari 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Strategi BNI Cetak Kenaikan Laba Bersih Di Tengah Tekanan Suku Bunga
- 05 Februari 2026













