Bank Banten Catat Pertumbuhan Aset 11,03 Persen pada 2024, Optimistis Hadapi Tantangan Ekonomi
- Jumat, 04 April 2025
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) berhasil mencatat pertumbuhan aset yang signifikan pada tahun 2024. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), total aset Bank Banten mencapai Rp 7,55 triliun sepanjang tahun 2024. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 11,03% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan aset tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 6,80 triliun.
Kinerja Keuangan yang Positif
Kenaikan aset ini menunjukkan bahwa Bank Banten mampu mempertahankan tren pertumbuhan meskipun di tengah berbagai tantangan ekonomi. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan oleh manajemen, tetapi juga menunjukkan kepercayaan nasabah dan investor terhadap bank yang berbasis di Banten ini.
Baca JugaUpdate Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini 5 Februari 2026 Sebelum Investasi
Direktur Utama Bank Banten, dalam keterangannya, menyatakan bahwa pertumbuhan aset yang dicapai pada 2024 merupakan hasil dari berbagai inisiatif strategis yang dijalankan perusahaan. "Kami terus berupaya meningkatkan kinerja dengan memperkuat struktur keuangan, memperluas layanan kepada nasabah, serta mengoptimalkan digitalisasi perbankan," ujarnya.
Faktor Pendorong Pertumbuhan
Beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan aset Bank Banten antara lain:
1. Peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) – Bank berhasil menarik lebih banyak simpanan dari nasabah, yang menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan aset.
2. Ekspansi Kredit – Kredit yang disalurkan oleh bank mengalami pertumbuhan, terutama di sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) serta infrastruktur daerah.
3. Transformasi Digital – Bank Banten semakin gencar dalam mengembangkan layanan perbankan digital untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan.
4. Kepercayaan Investor – Peningkatan modal dari pemegang saham dan dukungan dari pemerintah daerah turut membantu penguatan struktur keuangan bank.
Tantangan dan Prospek ke Depan
Meskipun pertumbuhan aset menunjukkan tren positif, Bank Banten tetap menghadapi sejumlah tantangan, termasuk volatilitas ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta peningkatan suku bunga yang dapat mempengaruhi permintaan kredit.
Namun demikian, Bank Banten optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang stabil di tahun 2025. "Kami akan terus memperkuat fundamental bisnis dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko, serta meningkatkan inovasi produk dan layanan," tambah Direktur Utama Bank Banten.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, Bank Banten berharap dapat terus berkembang sebagai bank daerah yang memiliki daya saing tinggi di industri perbankan nasional.
Faizal Candra Rizky Perkasa
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Analisis Pergerakan Harga Minyak Dunia Yang Kembali Turun Setelah Sempat Menguat
- Kamis, 05 Februari 2026
PLN Pastikan Tarif Listrik Triwulan I Februari 2026 Tidak Naik Demi UMKM dan Rumah Tangga
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Optimisme Purbaya Mengenai Ekonomi Indonesia Yang Solid Dan Unggul Dibanding Negara Lain
- Kamis, 05 Februari 2026
Purbaya Sebut Anggaran Gentengisasi Tidak Sampai Satu Triliun Bisa Dari MBG
- Kamis, 05 Februari 2026
Waspadai Aturan Baru Saldo Minimum Bank BCA 2026 Agar Rekening Tidak Ditutup
- Kamis, 05 Februari 2026
BRI Sukses Bina 42.682 Klaster Usaha Melalui Pelatihan Dan Sarana Produksi Lengkap
- Kamis, 05 Februari 2026












