Jumat, 03 April 2026

PLN Klarifikasi Soal Tagihan Listrik Meningkat, Imbau Pelanggan Cek Pola Pemakaian

PLN Klarifikasi Soal Tagihan Listrik Meningkat, Imbau Pelanggan Cek Pola Pemakaian
PLN Klarifikasi Soal Tagihan Listrik Meningkat, Imbau Pelanggan Cek Pola Pemakaian

JAKARTA – Keluhan masyarakat terhadap lonjakan tagihan listrik yang terjadi pada Maret 2025 ramai disuarakan melalui media sosial, khususnya akun resmi Instagram PT PLN (Persero) @pln_id. Warganet mempertanyakan kenaikan drastis tagihan listrik yang disebut terjadi meski pemakaian listrik harian mereka tidak berubah secara signifikan.

Salah satu akun Instagram @saega**** menulis, “Tagihan listrik bulan ini tiba-tiba melonjak 100% padahal pemakaian normal. Sungguh terlalu PLN ini, lonjakan kWh tidak wajar.” Keluhan serupa juga dilontarkan akun @_xo**** yang mengungkapkan, “Listrik naik dua kali lipat padahal pemakaian sama seperti sebelumnya. PLN kan tidak punya saingan, kenapa naikkan harga seenaknya?”

Menanggapi polemik ini, PLN menyampaikan bahwa lonjakan tagihan listrik yang dirasakan pelanggan bisa jadi disebabkan oleh dua faktor utama: berakhirnya program diskon tarif dan pola konsumsi pelanggan yang mengalami peningkatan.

Baca Juga

Perjalanan Lancar Saat Libur Jumat Agung 2026, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek dan Rute Lengkap

“Adanya lonjakan tagihan listrik bisa disebabkan oleh pola pemakaian listrik yang meningkat,” kata Vice President Komunikasi Korporat PLN, Grahita Muhammad.

Grahita menjelaskan, selama dua bulan sebelumnya yakni Januari dan Februari 2025 pelanggan dengan daya terpasang di bawah 2.200 volt ampere (VA) menikmati potongan tarif listrik sebesar 50 persen. Program diskon itu telah resmi berakhir per 1 Maret 2025, dan tarif kembali diberlakukan secara normal.

“PLN mengimbau pelanggan untuk memastikan pola konsumsi listriknya tetap terkontrol agar tagihan tidak melonjak,” imbuh Grahita.

PLN juga mengingatkan masyarakat, terutama pelanggan pascabayar, untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna memantau penggunaan listrik. Dalam aplikasi tersebut, tersedia fitur SwaCam yang memungkinkan pelanggan mencatat angka kWh meter secara mandiri dan memantau estimasi tagihan setiap bulannya.

“Bagi pelanggan pascabayar, dapat melakukan pencatatan stand angka kWh meter secara mandiri di rumah setiap bulannya, bahkan dapat mengetahui estimasi biaya tagihan listrik untuk pembayaran pada bulan berjalan,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2025 bagi 13 golongan pelanggan non-subsidi. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada akhir Maret lalu.

“Untuk menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha, diputuskan tarif tenaga listrik triwulan II tahun 2025 tetap, yaitu sama dengan tarif tenaga listrik periode triwulan I tahun 2025, sepanjang tidak ditetapkan lain oleh pemerintah,” ujar Bahlil di Jakarta.

Selain golongan non-subsidi, sebanyak 24 golongan pelanggan bersubsidi juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif. Termasuk di dalamnya adalah pelanggan rumah tangga miskin, sosial, industri kecil, serta pelaku UMKM yang memanfaatkan listrik untuk kegiatan usaha mikro dan menengah.

Dengan kondisi ini, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menggunakan energi listrik dan secara rutin memantau tagihan serta konsumsi lewat platform digital PLN. PLN juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi serta pelayanan demi menjaga kepercayaan pelanggan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Terapkan WFH Satu Hari Per Pekan 2026, Efisiensi Energi dan Produktivitas Meningkat

Pemerintah Terapkan WFH Satu Hari Per Pekan 2026, Efisiensi Energi dan Produktivitas Meningkat

Menteri Maruarar Apresiasi Jawa Tengah, Penyaluran Kredit Perumahan dan FLPP Tembus 40 Ribu Unit

Menteri Maruarar Apresiasi Jawa Tengah, Penyaluran Kredit Perumahan dan FLPP Tembus 40 Ribu Unit

Strategi Sumatera Barat Lindungi UMKM Lokal dari Masuknya Ritel Nasional di 2026

Strategi Sumatera Barat Lindungi UMKM Lokal dari Masuknya Ritel Nasional di 2026

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru 3 April 2026 di Seluruh Indonesia Resmi Tidak Naik

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru 3 April 2026 di Seluruh Indonesia Resmi Tidak Naik

Tarif Listrik PLN April Juni 2026 Dipastikan Tetap, Ini Daftar Lengkap Biaya per kWh dan Cara Hitung Token

Tarif Listrik PLN April Juni 2026 Dipastikan Tetap, Ini Daftar Lengkap Biaya per kWh dan Cara Hitung Token