PLN Dukung Penuh Integrasi Layanan Kelistrikan ke Koperasi Desa Merah Putih, Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
- Selasa, 22 Juli 2025
Klaten, 22 Juli 2025 - PT PLN (Persero) siap mendukung integrasi layanan kelistrikan ke dalam Koperasi Desa Merah Putih di seluruh tanah air. Hal ini merupakan bukti konkret dukungan PLN untuk mengkatrol pertumbuhan ekonomi lokal khususnya di sektor agrikultur di wilayah pedesaan dan kelurahan.
Komitmen tersebut ditegaskan bersamaan dengan peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/07). Acara ini menjadi tonggak penting transformasi koperasi nasional menuju model kelembagaan yang modern, digital, dan efektif.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran koperasi sebagai solusi memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok dalam rangka mendukung roda perekonomian masyarakat.
Baca JugaStrategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan
“Saudara-saudara, 80 ribu koperasi ini adalah upaya kita memperpendek rantai distribusi bahan-bahan penting bagi rakyat. Rakyat kecil yang ekonominya masih lemah harus punya akses terhadap kebutuhan dasar dengan harga terjangkau,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menyoroti pentingnya infrastruktur pendukung seperti gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, hingga fasilitas pinjaman super mikro. Presiden berharap koperasi ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional berbasis ekonomi kerakyatan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan bahwa peluncuran kelembagaan koperasi ini merupakan bagian dari gerakan besar membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil.
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia: koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Koperasi yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan, ekonomi kerakyatan yang berkali-kali disampaikan oleh Bapak Presiden,” ujar Zulhas.
Zulhas menambahkan keberadaan Koperasi ini juga akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan mulai dari sembako, logistik, pupuk, simpan pinjam yang terintegrasi dengan Himbara, sampai dengan transaksi kelistrikan.
“Setiap orang (yang) bayar (listrik) di sini (Kopdes) nanti kita (Kopdes) akan dapat seribu sampai dua ribu (rupiah). Setiap transaksi seluruh desa tidak perlu jauh-jauh, cukup ke Kopdes,” ungkap Zulhas.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menyebut koperasi desa sebagai mitra strategis PLN dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke akar rumput. Melalui integrasi layanan _Payment Point Online Bank_ (PPOB), PLN mempermudah masyarakat desa dan kelurahan dalam melakukan transaksi kelistrikan.
“Dengan mengintegrasikan layanan PPOB koperasi ke dalam ekosistem PLN, kami optimis dapat menciptakan multiplier effect yang positif, baik bagi masyarakat maupun koperasi itu sendiri. Kami juga siap mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui suplai listrik yang andal,” pungkas Darmawan.
Redaksi
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Revolusi Layanan BPJS Kesehatan Melalui Empat Inovasi Canggih Berbasis Kecerdasan Buatan
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Kuliner Malam
- Rabu, 04 Februari 2026
12 Ide Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan yang Bisa Dilakukan Semua Orang
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
2.
Panduan Lengkap Cara Bayar iCloud dengan Mudah dan Cepat
- 04 Februari 2026
3.
Cara Membuat Akun Telegram dengan Mudah plus Cara Login
- 04 Februari 2026













