Senin, 30 Maret 2026

Jelang Pemilu Makin Tajir Melintir! Tabungan Nasabah Crazy Rich di Atas Rp5 Miliar Kian Numpuk

Jelang Pemilu Makin Tajir Melintir! Tabungan Nasabah Crazy Rich di Atas Rp5 Miliar Kian Numpuk
Ilustrasi uang rupiah

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan jumlah tabungan nasabah orang kaya alias crazy rich di bank umum dengan simpanan di atas Rp5 miliar mendominasi total nilai simpanan hingga September 2023. 

Berdasarkan data LPS, dari total nominal simpanan bank umum pada bulan September 2023 yang mencapai Rp8.203 triliun atau meningkat 0,93% secara month to month (MoM), nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan di atas Rp5 miliar yang mencakup 52,8% dari total simpanan atau mencapai Rp4.331 triliun.

Secara bulanan, kenaikan nominal simpanan tertinggi juga dicatatkan simpanan di atas Rp5 miliar sebesar 2,0%. Sedangkan penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada tiering simpanan Rp500 juta sebesar 0,8% MoM.

Baca Juga

Strategi BRI Mendorong Kepemilikan Rumah Terjangkau untuk Masyarakat Indonesia Hingga 2026

Secara tahunan, simpanan dengan tiering di atas Rp5 miliar juga tumbuh paling tinggi, mencapai 7,8% yoy. Disusul tiering dengan nominal simpanan Rp2 miliar hingga Rp5 miliar sebesar 7,5%, dan Rp200 juta hingga Rp500 juta sebesar 6,1%.

Sementara, jika dilihat dari total rekening simpanan bank umum pada bulan September 2023, berdasarkan tiering simpanan, kenaikan jumlah rekening tertinggi terdapat pada tiering di atas Rp5 miliar mencapai 0,8% MoM dari total jumlah rekening simpanan yang mencapai 535,12 juta rekening.

Sedangkan penurunan jumlah rekening terdalam terdapat pada tiering Rp500 juta hingga Rp1 miliar sebesar 0,8% MoM.

Direktur Celios sekaligus ekonom Bhima Yudhistira menilai, faktor utama meningkatkan simpanan nasabah tajir di atas Rp5 miliar, karena adanya kecenderungan masyarakat menengah atas menahan belanja. Jadi ketika indeks keyakinan konsumennya sedikit menurun maka menjadi indikasi beralihnya belanja ke tabungan.

Bisa jadi tekanan kurs rupiah, suku bunga dan prospek inflasi menimbulkan kehati-hatian bagi nasabah kaya. Ada juga yang menahan belanja karena menunggu dulu pemilu selesai.

Redaksi

Redaksi

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi UMKM Memanfaatkan KUR BSI 2026 Pinjaman 50 Juta Hingga 100 Juta Agar Bisnis Tetap Lancar

Strategi UMKM Memanfaatkan KUR BSI 2026 Pinjaman 50 Juta Hingga 100 Juta Agar Bisnis Tetap Lancar

BSI Catatkan Laba dan Pembiayaan Tumbuh Pesat Hingga Februari 2026, Dukungan UMKM dan Program Pemerintah Terus Meluas

BSI Catatkan Laba dan Pembiayaan Tumbuh Pesat Hingga Februari 2026, Dukungan UMKM dan Program Pemerintah Terus Meluas

Strategi BCA Dorong UMKM Naik Kelas dengan Program KUR 2026 Bunga Rendah

Strategi BCA Dorong UMKM Naik Kelas dengan Program KUR 2026 Bunga Rendah

Pertumbuhan Bank Jago 2025 dan Prospek 2026 Menunjukkan Momentum Keuangan yang Kuat

Pertumbuhan Bank Jago 2025 dan Prospek 2026 Menunjukkan Momentum Keuangan yang Kuat

Update Harga Emas 27 Maret 2026: Batangan Galeri24 dan UBS Stabil di Rp2,8 Jutaan

Update Harga Emas 27 Maret 2026: Batangan Galeri24 dan UBS Stabil di Rp2,8 Jutaan