Rabu, 04 Februari 2026

Perkuat Budaya Keselamatan, KAI Divre III Palembang Implementasi Tunjuk Sebut yang Konsisten

Perkuat Budaya Keselamatan, KAI Divre III Palembang Implementasi Tunjuk Sebut yang Konsisten
Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Palembang, 20 November 2025 - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama penyelenggaraan perjalanan kereta api. Salah satu metode penting yang diterapkan untuk meningkatkan keselamatan operasional adalah tunjuk sebut, dengan tujuan meminimalkan potensi kesalahan manusia (human error) di lapangan dan memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, terkendali, dan sesuai standar keselamatan nasional.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menekankan bahwa tunjuk sebut bukan sekadar kebiasaan kerja, melainkan instruksi keselamatan yang bersifat mutlak dan menjadi fondasi utama dalam operasional perkeretaapian.

“Tunjuk sebut tidak boleh diabaikan. Ini adalah Standar Operasional yang wajib dilakukan setiap petugas di setiap kondisi operasional, karena tidak mentolerir kelalaian sekecil apa pun, sebab keselamatan adalah hal utama” tegas Aida.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

Metode tunjuk sebut mengharuskan petugas—khususnya masinis dan petugas operasional lain nya yang mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api dengan menunjuk dan menyebutkan status sinyal, rambu, serta indikator penting lainnya secara jelas dan konsisten. Aktivasi simultan seluruh indera memastikan petugas tetap fokus dan mampu mengambil keputusan dengan tingkat akurasi tinggi.

Prosedur ini diterapkan secara ketat di seluruh unit operasional, di antaranya:
  • Masinis, dalam pengamatan sinyal dan kondisi lintas
  • PPKA, dalam pengendalian perjalanan kereta
  • Juru Langsir, dalam pengaturan pergerakan rangkaian
  • Penjaga Rumah Sinyal, dalam menjaga konsistensi dan keandalan sistem persinyalan

Selain tunjuk sebut, pekerja operasional Divre III Palembang juga diwajibkan menjalankan prosedur pendukung keselamatan seperti apel dan safety briefing sebelum bertugas, doa bersama untuk menyiapkan mental dan tanggung jawab moral, serta pemeriksaan kelayakan alat kerja secara menyeluruh.

“Kepatuhan terhadap seluruh prosedur bukan sekadar formalitas. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen profesional yang menentukan aman tidaknya ribuan pelanggan yang kami layani setiap hari dan perjalanan angkutan barang di Divre III Palembang,” ujar Aida.

“KAI Divre III Palembang akan terus memperketat pengawasan, memperkuat budaya disiplin, dan memastikan seluruh petugas bekerja sesuai standar. Kami meyakini bahwa keselamatan adalah amanah besar yang harus dijaga dengan penuh integritas. Sehingga dapat menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat dan terpercaya bagi pengguna transportasi kereta api” tutup Aida.

Salam
Manager Humas Divre III Palembang

Redaksi

Redaksi

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor