Kamis, 05 Februari 2026

ADHI Karya Dukung Pengembangan Infrastruktur Gudang Bulog untuk Ketahanan Pangan Nasional

ADHI Karya Dukung Pengembangan Infrastruktur Gudang Bulog untuk Ketahanan Pangan Nasional
ADHI Karya Dukung Pengembangan Infrastruktur Gudang Bulog untuk Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”), sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah berpengalaman membangun infrastruktur strategis di berbagai wilayah Indonesia, menyambut baik rencana pemerintah dalam mempercepat pembangunan 100 Gudang Perum Bulog oleh Perum Bulog sebagai bagian dari penguatan sistem logistik pangan nasional. Pemerintah, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian, telah menegaskan urgensi program tersebut, yang direncanakan mulai berjalan pada Januari 2026.

Rencana pembangunan gudang Bulog di berbagai wilayah, termasuk kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), merupakan langkah penting untuk memastikan pemerataan infrastruktur pangan hingga wilayah terpencil. ADHI Karya memandang pembangunan infrastruktur pasca panen ini sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat sistem logistik pangan nasional, khususnya menghadapi panen raya 2026 dan mendukung ketahanan pangan nasional. Ketersediaan fasilitas penyimpanan modern tersebut juga diharapkan dapat membuka peluang aktivitas ekonomi baru serta memperkuat mata rantai distribusi bahan pangan di tingkat lokal.

Gudang-gudang akan dibangun di sentra produksi maupun daerah non-sentra pangan, dengan karakteristik yang disesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah. Untuk daerah non-sentra, Bulog akan membangun gudang sederhana tanpa fasilitas tambahan seperti dryer atau Rice Milling Unit (RMU), sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Pembangunan dilakukan secara bertahap untuk memastikan percepatan penyerapan hasil panen, khususnya gabah dan jagung, sehingga kapasitas penyimpanan di lapangan dapat menjawab tantangan keterbatasan fasilitas selama ini.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

ADHI Karya memandang pembangunan gudang Bulog sebagai langkah penting untuk memastikan peningkatan produksi pangan diimbangi dengan kesiapan infrastruktur logistik nasional. Berbekal pengalaman dan kapabilitas ADHI Karya dalam membangun berbagai proyek strategis, mulai dari fasilitas pemerintahan hingga layanan publik, ADHI Karya memiliki rekam jejak kuat dalam mengerjakan proyek konstruksi di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan tantangan geografis tinggi.

Sebagai perusahaan konstruksi nasional, ADHI Karya menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis pemerintah, memperkuat pemerataan infrastruktur, dan menghadirkan solusi konstruksi yang berdampak langsung bagi masyarakat. ADHI Karya berkomitmen menjaga kualitas, ketepatan waktu, dan keberlanjutan dalam setiap pembangunan, sebagai bagian dari perannya dalam memperkokoh ketahanan pangan dan pembangunan nasional.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor