PT Chandra Asri Pacific Tbk Siapkan Strategi Pendanaan Obligasi Berkelanjutan untuk Modal Kerja
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap II Tahun 2026. Jumlah pokok obligasi yang ditawarkan mencapai Rp 2,25 triliun untuk memperkuat modal kerja perusahaan.
Obligasi ini akan dibagi menjadi tiga seri dengan karakteristik yang berbeda. Seri A ditawarkan dengan pokok Rp 635,39 miliar, bunga tetap 6,50% per tahun, dan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.
Seri B memiliki jumlah pokok Rp 885,39 miliar dengan tingkat bunga tetap 7% per tahun dan jangka waktu lima tahun. Sementara Seri C ditawarkan sebesar Rp 727,23 miliar, dengan bunga tetap 7,50% per tahun dan jangka waktu tujuh tahun sejak tanggal emisi.
Baca Juga
Jadwal Penawaran dan Pencatatan Obligasi di BEI
Masa penawaran umum obligasi akan berlangsung pada 18–20 Februari 2026. Penjatahan obligasi dijadwalkan pada 23 Februari 2026, sementara proses pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada 25 Februari 2026.
Obligasi ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Februari 2026. Pencatatan di BEI menjadi langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan akses investor terhadap instrumen keuangan ini.
Peringkat Obligasi dan Penggunaan Dana Hasil Emisi
TPIA menggandeng PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk pemeringkatan obligasi. Obligasi ini memperoleh peringkat idAA-, menandakan kualitas kredit yang kuat dan risiko gagal bayar yang rendah.
Manajemen TPIA menyebut bahwa dana bersih dari hasil obligasi akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja. Termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi yang akan digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, kata manajemen dalam keterbukaan informasi pada Rabu, 4 Februari 2026.
Kolaborasi dengan Penjamin Emisi dan Wali Amanat
Dalam penerbitan obligasi ini, TPIA bekerja sama dengan beberapa penjamin pelaksana emisi. PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk terlibat sebagai penjamin emisi obligasi.
Adapun peran wali amanat dipercayakan kepada PT Bank Tabungan Negara Tbk. Kehadiran wali amanat bertujuan untuk menjaga hak dan kepentingan pemegang obligasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Strategi Pendanaan dan Implikasi Bagi Perusahaan
Penerbitan obligasi berkelanjutan ini menjadi salah satu strategi TPIA untuk mengelola likuiditas dan kebutuhan modal kerja. Dengan tambahan dana dari obligasi, perusahaan dapat memastikan kelancaran pasokan bahan baku dan operasional produksi.
Selain itu, penerbitan obligasi ini memberi kesempatan bagi investor institusi dan ritel untuk berpartisipasi. Instrumen ini juga diharapkan dapat mendiversifikasi sumber pendanaan perusahaan dan memperkuat posisi keuangan TPIA secara keseluruhan.
Potensi Dampak Pasar dan Investor
Dengan peringkat idAA- dari Pefindo, obligasi TPIA menawarkan risiko kredit yang rendah dan tingkat kepercayaan tinggi bagi investor. Hal ini diharapkan dapat menarik minat investor lokal maupun regional untuk ikut berpartisipasi dalam penawaran.
Strategi ini sekaligus menegaskan komitmen TPIA untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan. Pendanaan dari obligasi diharapkan mampu mendukung stabilitas operasional dan ekspansi bisnis perusahaan di masa depan.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
5 Roti Bakar Legendaris di Bandung yang Tetap Eksis Puluhan Tahun dan Selalu Diburu
- Jumat, 06 Februari 2026
Daftar Nasi Goreng Enak di Jakarta Favorit Warga Lokal dan Kuliner Malam
- Jumat, 06 Februari 2026
Rekomendasi 11 Takjil Kekinian untuk Buka Puasa yang Lagi Viral dan Menggugah Selera
- Jumat, 06 Februari 2026
Resep Tandoori Chicken Autentik Khas India dengan Aroma Rempah Kuat dan Tekstur Lembut
- Jumat, 06 Februari 2026
Resep Nasi Telur Mentai Ala Jepang yang Praktis Gurih Creamy dan Bikin Ketagihan
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
CDIA Siapkan Strategi Buyback Saham Rp 1 Triliun untuk Stabilkan Nilai Perusahaan
- Jumat, 06 Februari 2026
Langkah Nyata PLN Merauke Bersama Pemerintah Daerah Wujudkan Generasi Papua Bebas Stunting
- Jumat, 06 Februari 2026












