Kamis, 19 Februari 2026

Harga Batu Bara Dunia Naik Lagi Jelang Akhir Februari 2026, China dan AS Jadi Pemicu

Harga Batu Bara Dunia Naik Lagi Jelang Akhir Februari 2026, China dan AS Jadi Pemicu
Harga Batu Bara Dunia Naik Lagi Jelang Akhir Februari 2026, China dan AS Jadi Pemicu

JAKARTA - Harga batu bara dunia kembali bergerak naik menjelang akhir Februari 2026, menimbulkan perhatian pelaku pasar energi. Lonjakan ini terjadi di tengah ekspansi kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di China dan stimulus dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Pergerakan Harga Batu Bara Newcastle dan Rotterdam

Harga batu bara Newcastle untuk Februari 2026 tercatat turun tipis US$ 0,25 ke level US$ 116,8 per ton. Sedangkan kontrak Maret 2026 meningkat US$ 1,1 menjadi US$ 122,15 per ton, dan April 2026 naik US$ 1,45 menjadi US$ 122,5 per ton.

Baca Juga

PT. Cita Mineral Investindo Tbk Raih Penghargaan Zero Accident di Bulan K3 Pertambangan 2026

Di sisi lain, harga batu bara Rotterdam mengalami penguatan lebih signifikan. Februari 2026 naik US$ 1,65 menjadi US$ 107,25 per ton, Maret 2026 bertambah US$ 2,1 menjadi US$ 110, dan April 2026 terkerek US$ 2,6 menjadi US$ 109,7.

Kenaikan harga ini menandai pergerakan batu bara mendekati level tertinggi dalam setahun terakhir. Ekspektasi permintaan global yang tetap kuat menjadi faktor utama, meski tren energi bersih mulai menggeliat secara global.

Ekspansi Kapasitas PLTU di China

China tetap menjadi penggerak utama pasar batu bara dunia. Sepanjang 2025, negara ini menambah kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara sebesar 78 gigawatt (GW), angka tahunan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

Langkah ini menegaskan fokus Beijing pada keamanan energi dan stabilitas jaringan listrik nasional. Penambahan kapasitas juga dilakukan meski kapasitas pembangkit energi nonfosil untuk pertama kalinya melampaui pembangkit berbasis bahan bakar fosil.

Saat ini, China memiliki armada pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di dunia. Negeri Tirai Bambu menyumbang sekitar 71% dari total kapasitas pembangkit batu bara global yang sedang dalam tahap pembangunan.

Ekspansi ini juga menunjukkan bahwa meski ada tekanan global untuk transisi energi, kebutuhan listrik domestik tetap menjadi prioritas. PLTU batu bara masih menjadi tulang punggung stabilitas pasokan energi di negeri dengan populasi miliaran jiwa tersebut.

Dukungan Pemerintah Amerika Serikat terhadap Batu Bara

Di sisi lain, AS mengambil langkah proaktif mendukung sektor batu bara yang sempat tertekan. Presiden Donald Trump mengalokasikan dana federal sebesar US$ 175 juta untuk memodernisasi enam pembangkit listrik berbasis batu bara.

Selain itu, Departemen Pertahanan AS diarahkan untuk membeli listrik tambahan dari fasilitas pembangkit yang baru dimodernisasi. Strategi ini bertujuan menjaga keberlanjutan pasokan listrik dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Langkah AS menegaskan pentingnya batu bara sebagai energi cadangan meski ada dorongan global menuju energi bersih. Investasi federal ini memberikan sinyal positif kepada pelaku pasar bahwa permintaan domestik tetap stabil.

Dampak Kenaikan Harga Batu Bara terhadap Pasar Energi Global

Kenaikan harga batu bara berpotensi mendorong biaya listrik di negara-negara pengimpor. Pelaku industri listrik dan manufaktur harus menyesuaikan strategi pasokan untuk mengantisipasi volatilitas harga.

Selain itu, harga yang naik menimbulkan peluang bagi negara produsen untuk meningkatkan ekspor. Namun, negara-negara konsumen juga dihadapkan pada tantangan inflasi energi yang lebih tinggi.

Harga batu bara yang terus bergerak naik juga memicu pergeseran investasi di sektor energi. Investor menilai proyek PLTU baru tetap menarik di jangka pendek, meski tekanan lingkungan meningkat.

Dengan kapasitas PLTU China terus bertambah, pasar batu bara global kemungkinan tetap ketat. Pasokan yang meningkat secara bertahap akan diimbangi oleh permintaan tinggi dari industri dan utilitas listrik.

Sementara dukungan pemerintah AS memberikan sentimen positif tambahan. Kombinasi faktor permintaan dan kebijakan energi menjadi penopang pergerakan harga di pasar internasional.

Ekspektasi jangka panjang menunjukkan tren batu bara masih berfluktuasi. Transisi menuju energi bersih tetap berjalan, namun batu bara masih menjadi pilar utama pasokan listrik dunia.

China dan AS menjadi aktor penting dalam menjaga keseimbangan pasokan global. Langkah mereka memengaruhi arah harga, strategi perdagangan, dan perencanaan energi nasional di seluruh dunia.

Kenaikan harga batu bara juga mendorong negara-negara pengimpor memikirkan alternatif energi. Meski begitu, kebutuhan mendesak akan energi yang stabil tetap membuat batu bara sulit digantikan dalam jangka pendek.

Tren harga ini akan terus menjadi perhatian investor, pengelola utilitas listrik, dan pembuat kebijakan. Setiap perubahan kebijakan atau kapasitas produksi dapat langsung memengaruhi volatilitas pasar.

Dengan lonjakan kapasitas PLTU China dan stimulus AS, batu bara global kembali menjadi sorotan utama. Pergerakan harga di Februari 2026 menegaskan batu bara masih memainkan peran strategis dalam sistem energi dunia.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

5 Pilihan Rumah Murah di Probolinggo Mulai Rp 150 Juta yang Wajib Dicermati Pembeli

5 Pilihan Rumah Murah di Probolinggo Mulai Rp 150 Juta yang Wajib Dicermati Pembeli

5 Pilihan Rumah Subsidi di Cileungsi Bogor dengan Akses Tol Mudah dengan Harga Mulai dari RpRp141 Juta

5 Pilihan Rumah Subsidi di Cileungsi Bogor dengan Akses Tol Mudah dengan Harga Mulai dari RpRp141 Juta

PT Bukit Asam Tingkatkan Produksi Batu Bara dan Infrastruktur Logistik Nasional

PT Bukit Asam Tingkatkan Produksi Batu Bara dan Infrastruktur Logistik Nasional

Proyek Sampah Menjadi Energi Danantara 2026 Bisa Jadi Katalis Besar Investasi Infrastruktur Ramah Lingkungan

Proyek Sampah Menjadi Energi Danantara 2026 Bisa Jadi Katalis Besar Investasi Infrastruktur Ramah Lingkungan

Diskominfo Solok Selatan Miliki Plt Kepala Baru, Hadirkan Energi Baru dan Inovasi Teknologi

Diskominfo Solok Selatan Miliki Plt Kepala Baru, Hadirkan Energi Baru dan Inovasi Teknologi