Selasa, 31 Maret 2026

Garuda Indonesia Group Umumkan Diskon Tiket Hingga 18 Persen Untuk Mudik Lebaran 2026

Garuda Indonesia Group Umumkan Diskon Tiket Hingga 18 Persen Untuk Mudik Lebaran 2026
Garuda Indonesia Group Umumkan Diskon Tiket Hingga 18 Persen Untuk Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Garuda Indonesia Group menyiapkan diskon tiket 17-18% untuk mendorong kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini didukung oleh insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), serta penyesuaian Passenger Service Charge (PSC) dan fuel surcharge.

Penyesuaian Harga Tiket Kelas Ekonomi Domestik

Penurunan harga tiket berlaku untuk penerbangan kelas ekonomi domestik yang dibeli mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026. Periode penerbangan yang mendapat diskon berlangsung pada 14-29 Maret 2026 sesuai ketentuan PMK Nomor 4 Tahun 2026, KP-DJPU 27 Tahun 2026, dan KM 43 Tahun 2026.

Baca Juga

Kinerja Keuangan BUMI 2025 Melonjak Laba Bersih Tembus Rp1,35 Triliun dan Pendapatan Naik Signifikan

Citilink juga menyesuaikan harga tiket kelas ekonomi mulai 11 Februari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses layanan transportasi udara dengan segmentasi layanan yang saling melengkapi dalam lingkup Garuda Indonesia Group.

Sinergi Pemerintah dan Maskapai Nasional

Thomas Oentoro, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, menyambut baik peran pemerintah dalam menghadirkan kebijakan stimulus. Menurutnya, langkah ini menyeimbangkan kepentingan publik dan keberlanjutan industri penerbangan nasional.

“Kami mendukung langkah Pemerintah dalam menghadirkan kebijakan stimulus yang terkoordinasi dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Thomas. Ia menambahkan, kebijakan ini menegaskan pentingnya konsolidasi strategi untuk memperkuat peran maskapai nasional pada periode peak season Lebaran.

Proyeksi Pertumbuhan Volume Penumpang Lebaran 2026

Thomas menyebut, proyeksi pertumbuhan penumpang pada Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Kondisi ini diharapkan mendorong optimalisasi kapasitas serta jaringan penerbangan Garuda Group, tanpa mengorbankan standar keselamatan dan kualitas layanan.

Kebijakan ini diyakini akan mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kepuasan penumpang. Sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dianggap sebagai kunci keberhasilan strategi ini.

Fondasi Berkelanjutan Untuk Ekosistem Aviasi Nasional

Thomas menekankan, kebijakan diskon tiket dapat menjadi fondasi berkelanjutan bagi ekosistem aviasi nasional. Ia percaya, kolaborasi yang solid akan memperkuat peran sektor penerbangan sebagai penggerak konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Garuda Indonesia Group berharap langkah ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Diskon tiket, insentif pajak, dan penyesuaian biaya layanan diharapkan meningkatkan aksesibilitas perjalanan mudik Lebaran 2026 secara signifikan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Proyeksi Laba BRMS 2026 Melejit Tembus Rp1,6 Triliun Didukung Ekspansi Tambang dan Harga Emas Global

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Jayamas Medica (OMED) Targetkan Pendapatan Rp2,3 Triliun di 2026 Lewat Ekspansi Domestik dan Ekspor

Pakuwon Jati (PWON) Catat Laba Rp2,34 Triliun, Pendapatan Terus Tumbuh di Tengah Tekanan Properti

Pakuwon Jati (PWON) Catat Laba Rp2,34 Triliun, Pendapatan Terus Tumbuh di Tengah Tekanan Properti

Jadwal Lengkap Kapal Pelni KM Sangiang Maret–April 2026 Disertai Rute Detail dan Cara Pemesanan Tiket Online

Jadwal Lengkap Kapal Pelni KM Sangiang Maret–April 2026 Disertai Rute Detail dan Cara Pemesanan Tiket Online

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja Kutoarjo Pekan Ini Lengkap Jam Berangkat Pulang Harga Tiket dan Cara Naik

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja Kutoarjo Pekan Ini Lengkap Jam Berangkat Pulang Harga Tiket dan Cara Naik