KAI Logistik Targetkan Lonjakan Pendapatan dan Volume Angkutan Mencapai Rekor Baru Tahun 2026
- Rabu, 04 Maret 2026
JAKARTA - Anak usaha PT KAI (Persero), KAI Logistik, memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 2,47 triliun, naik 119 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp 1,1 triliun. Laba perusahaan pun ditargetkan mencapai Rp 176 miliar pada tahun ini.
Strategi Pertumbuhan dan Perluasan Skala Bisnis
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyebut tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing bisnis secara berkelanjutan. Target pendapatan dan laba ini mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara konsisten.
Baca JugaTarif Listrik PLN Stabil April–Juni 2026 Meski Krisis Energi Global Melanda Dunia
Perluasan skala bisnis menjadi faktor utama dalam pencapaian target. KAI Logistik memanfaatkan peluang pertumbuhan melalui penguatan lini layanan dan ekspansi operasional.
Pertumbuhan Volume Angkutan Ritel dan Multikomoditas
Di segmen angkutan ritel, perusahaan menargetkan volume 165 ribu ton, meningkat 152 persen dibanding capaian 2025. Pertumbuhan lebih besar terjadi pada angkutan multikomoditas, terutama peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target lebih dari 9 juta ton.
Lonjakan volume angkutan multikomoditas didorong pengalihan pengelolaan non-batu bara di wilayah Jawa. Pengalihan ini memberikan ruang pertumbuhan signifikan sekaligus memperkuat fokus perusahaan pada diversifikasi layanan.
Target Angkutan Batu Bara dan Strategi Diversifikasi
Segmen angkutan batu bara menargetkan volume 23 juta ton, naik 19 persen dari tahun sebelumnya. Penetapan target ini bertujuan menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama sambil memperluas strategi diversifikasi bisnis.
Diversifikasi mencakup pengembangan layanan e-commerce dan peningkatan kapasitas infrastruktur. Perusahaan juga merencanakan perluasan Terminal Ronggowarsito dan penjajakan Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, untuk mendukung ekspansi logistik.
Penguatan Infrastruktur dan Ekosistem Layanan
KAI Logistik menegaskan komitmennya untuk menguatkan ekosistem layanan agar pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Fokus perusahaan tidak hanya pada volume angkutan, tetapi juga kualitas layanan dan efisiensi distribusi logistik nasional.
Pengembangan infrastruktur mendukung integrasi layanan multimoda. Hal ini memungkinkan KAI Logistik meningkatkan kontribusi terhadap konektivitas nasional sekaligus memperluas kapasitas distribusi barang.
Visi Jangka Panjang dan Kontribusi Nasional
Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, diversifikasi layanan, dan penguatan infrastruktur, perusahaan ingin memperkuat peran sebagai penyedia jasa logistik berbasis kereta api. Langkah ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran distribusi logistik di seluruh Indonesia.
Yuskal menekankan bahwa pertumbuhan harus selaras dengan penguatan infrastruktur dan ekosistem. Dengan strategi tersebut, KAI Logistik berharap target pendapatan, volume, dan laba dapat tercapai secara optimal sepanjang 2026.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026
5 HP Samsung Murah di Tahun 2026 dengan Spesifikasi Unggul untuk Semua Pengguna
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026










