Senin, 30 Maret 2026

BCA Bagikan Dividen Rp336 per Saham Tahun Buku 2025 dengan Payout Tinggi

BCA Bagikan Dividen Rp336 per Saham Tahun Buku 2025 dengan Payout Tinggi
BCA Bagikan Dividen Rp336 per Saham Tahun Buku 2025 dengan Payout Tinggi

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp336 per saham untuk Tahun Buku 2025. Keputusan ini ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada Kamis, 12 Maret 2026.

Total dividen yang dibagikan BCA mencapai Rp41,4 triliun, termasuk dividen interim Rp55 per saham yang dibayarkan pada 22 Desember 2025. Pembagian ini mencerminkan dividend payout ratio sebesar 72 persen dari laba bersih perusahaan.

Laba Bersih BCA Meningkat dan Mencatat Rekor Baru

Baca Juga

Strategi BRI Mendorong Kepemilikan Rumah Terjangkau untuk Masyarakat Indonesia Hingga 2026

Sepanjang Tahun Buku 2025, BCA membukukan laba bersih Rp57,5 triliun. Angka ini meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menegaskan performa keuangan perusahaan yang stabil.

Rasio dividen tahun ini menjadi yang tertinggi dalam sejarah perusahaan. Secara historis, BCA biasanya membagikan dividen dengan rasio sekitar 67 persen hingga 70 persen dari laba bersih.

Perbandingan Dividen dan Dividend Payout Ratio

Untuk memperjelas tren distribusi dividen BCA, berikut tabel perbandingan beberapa tahun terakhir:

Tahun Buku

Total Dividen (Rp Triliun)

Dividend Payout Ratio (%)

202336,9867,4
202438,569
202541,472

Data ini menunjukkan tren peningkatan dividen dan payout ratio yang konsisten. Investor dapat memanfaatkan informasi ini untuk merencanakan strategi portofolio jangka panjang.

Rencana Perubahan Pola Pembagian Dividen Tahun 2026

Manajemen BCA menyampaikan rencana perubahan pola pembagian dividen pada tahun mendatang. “Sebagai informasi tambahan, untuk Tahun Buku 2026, apabila kondisi keuangan memungkinkan, direksi dengan persetujuan dewan komisaris dapat membagikan dividen interim tiga kali di tahun 2026 yang direncanakan akan dibagikan per kuartal,” ujar Direktur BCA Vera Eve Liem dalam RUPS.

Dengan pola baru ini, investor dapat memperoleh aliran dividen lebih sering. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan likuiditas dan kepuasan pemegang saham sepanjang tahun.

Dampak Bagi Investor dan Strategi Portofolio

Pembagian dividen yang lebih tinggi memberikan peluang tambahan bagi investor untuk reinvestasi atau diversifikasi portofolio. Investor dapat menyesuaikan strategi berdasarkan tren payout ratio dan laba bersih BCA.

Selain itu, pola dividen interim triwulanan memberi fleksibilitas arus kas lebih baik. Hal ini memungkinkan pemegang saham merencanakan penggunaan dana lebih efektif, baik untuk reinvestasi maupun pengeluaran pribadi.

Dividen BCA 2025 Sebagai Indikator Kinerja Positif

Dividen final Rp336 per saham dan payout ratio 72 persen menegaskan performa keuangan BCA yang solid. Investor dapat memanfaatkan momen ini untuk memperkuat posisi investasi di sektor perbankan.

Dengan rencana distribusi triwulanan pada 2026, BCA menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan pemegang saham. Tren ini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam menilai potensi keuntungan jangka panjang.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi UMKM Memanfaatkan KUR BSI 2026 Pinjaman 50 Juta Hingga 100 Juta Agar Bisnis Tetap Lancar

Strategi UMKM Memanfaatkan KUR BSI 2026 Pinjaman 50 Juta Hingga 100 Juta Agar Bisnis Tetap Lancar

BSI Catatkan Laba dan Pembiayaan Tumbuh Pesat Hingga Februari 2026, Dukungan UMKM dan Program Pemerintah Terus Meluas

BSI Catatkan Laba dan Pembiayaan Tumbuh Pesat Hingga Februari 2026, Dukungan UMKM dan Program Pemerintah Terus Meluas

Strategi BCA Dorong UMKM Naik Kelas dengan Program KUR 2026 Bunga Rendah

Strategi BCA Dorong UMKM Naik Kelas dengan Program KUR 2026 Bunga Rendah

Pertumbuhan Bank Jago 2025 dan Prospek 2026 Menunjukkan Momentum Keuangan yang Kuat

Pertumbuhan Bank Jago 2025 dan Prospek 2026 Menunjukkan Momentum Keuangan yang Kuat

Update Harga Emas 27 Maret 2026: Batangan Galeri24 dan UBS Stabil di Rp2,8 Jutaan

Update Harga Emas 27 Maret 2026: Batangan Galeri24 dan UBS Stabil di Rp2,8 Jutaan