Jasa Marga Catat Lonjakan Arus Balik ke Jabotabek Capai Puluhan Persen Kendaraan
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 2,77 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek. Data ini dihimpun selama periode H-10 hingga H+7 Idulfitri 1447H atau sejak 11 Maret sampai 28 Maret 2026.
Realisasi tersebut tercatat melalui empat gerbang tol utama di wilayah penyangga ibu kota. Angka ini setara dengan 81,72 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali.
Puncak Arus Balik dan Pola Pergerakan
Baca JugaPendapatan dan Laba Blue Bird Tembus Angka Fantastis, Menjadi Sorotan Investor Sepanjang Tahun 2025
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa arus balik tertinggi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Puncak hari itu mencatat pergerakan 256.000 kendaraan, melonjak 99 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Mayoritas pemudik yang kembali berasal dari arah Timur, termasuk wilayah Trans Jawa dan Bandung. Arus dari koridor Timur menyumbang 47,1 persen dari total volume kendaraan yang masuk ke Jakarta.
Detail Volume Kendaraan per Gerbang Tol
Dari Trans Jawa, melalui GT Cikampek Utama tercatat 724.401 kendaraan. Angka ini menunjukkan lonjakan 45,4 persen dibandingkan lalu lintas pada hari biasa.
Pergerakan dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama juga naik tipis, sebesar 2,9 persen. Secara keseluruhan, pertumbuhan kendaraan dari koridor Timur meningkat 22,8 persen dibandingkan kondisi normal harian.
Dari arah Barat, volume kendaraan yang kembali melalui GT Cikupa tercatat 815.036 unit. Namun, jumlah ini turun 1,4 persen dibandingkan lalu lintas normal, meski tetap menjadi salah satu gerbang tersibuk.
Koridor Selatan melalui GT Ciawi, jalur menuju Puncak, tercatat 652.264 kendaraan. Volume ini meningkat 3,1 persen dibandingkan data harian normal, menunjukkan tetap tingginya minat masyarakat berwisata selama arus balik.
Penguatan Layanan dan Kesiapan Petugas
Jasa Marga terus menguatkan layanan operasional di ruas tol utama selama arus balik. Petugas di lapangan disiagakan 24 jam penuh untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional.
Masyarakat diimbau selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi jalur dengan rekayasa one way. Disiplin berkendara diperlukan, terutama saat mengikuti diskresi kepolisian di titik rawan kepadatan.
Efektivitas Gerbang Tol dan Diskresi Lalu Lintas
Pengaturan lalu lintas di gerbang tol utama terbukti efektif mengurai kepadatan. Sistem one way dan pengaturan situasional membantu pergerakan kendaraan lebih lancar meski volume melonjak.
Pola pergerakan kendaraan dari berbagai arah menunjukkan distribusi arus balik yang merata. Hal ini memudahkan Jasa Marga menempatkan personel dan fasilitas pendukung di titik-titik strategis.
Peningkatan Layanan dan Kesadaran Pengguna Jalan
Selain kesiapan petugas, edukasi masyarakat juga menjadi fokus. Pemudik diimbau untuk memantau informasi lalu lintas dan menggunakan rest area secara bijak untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Kombinasi pengaturan operasional dan kesadaran pengguna jalan menciptakan arus balik yang lebih aman dan tertib. Jasa Marga terus memantau kondisi hingga seluruh kendaraan kembali ke Jabotabek dengan lancar.
Ringkasan Volume Arus Balik H-10 hingga H+7
- GT Cikampek Utama (Trans Jawa): 724.401 unit – naik 45,4%
- GT Kalihurip Utama (Bandung): 582.066 unit – naik 2,9%
- GT Cikupa (Merak/Barat): 815.036 unit – turun 1,4%
- GT Ciawi (Puncak/Selatan): 652.264 unit – naik 3,1%
Data tersebut memperlihatkan lonjakan signifikan dari arah Timur dan relatif stabil di arah Barat. Koridor Selatan juga menunjukkan peningkatan tipis, mencerminkan pola perjalanan wisata yang tetap tinggi.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai 1 April 2026 Dampak Konflik AS-Iran
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Rekomendasi Mobil 200 Jutaan dengan Fitur Lengkap
- 31 Maret 2026
5.
8 Wisata Alam Bogor untuk Liburan, Sejuk dan Seru
- 31 Maret 2026












