Rabu, 04 Februari 2026

Garuda Indonesia Tunjuk Wamildan Panjaitan sebagai Direktur Utama Baru

Garuda Indonesia Tunjuk Wamildan Panjaitan sebagai Direktur Utama Baru

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) resmi mengganti Irfan Setiaputra dengan Wamildan Tsani Panjaitan sebagai Direktur Utama dalam RUPSLB, Jumat, 15 November 2024.

Irfan, yang menjabat sejak 2020, dikenang atas keberhasilannya menyelamatkan Garuda dari ancaman bangkrut melalui restrukturisasi utang selama pandemi Covid-19.

Meski utang usaha berhasil ditekan 75% pada 2022, Garuda hingga kuartal III/2024 masih mencatat rugi bersih US$131,22 juta, dengan ekuitas negatif US$1,41 miliar.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

Wamildan, mantan Plt. Direktur Utama Lion Air, menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki kondisi keuangan Garuda dan melanjutkan transformasi.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Irfan yang membawa Garuda melalui masa-masa sulit.

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor