JAKARTA - Harga minyak dunia terus mengalami peningkatan pada 19 Februari 2025, setelah serangan drone terhadap stasiun pompa minyak di Rusia, yang merupakan bagian penting dari jalur pipa Konsorsium Caspian. Kejadian ini mempengaruhi pasokan minyak global dan memicu kenaikan harga minyak mentah.
Menurut data yang dirilis oleh Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2025 mengalami kenaikan sebesar 40 sen, atau sekitar 0,6 persen, sehingga mencapai US$72,25 per barel di New York Mercantile Exchange. Tidak ketinggalan, harga minyak mentah Brent yang terkirim untuk April 2025 juga naik 20 sen, atau sekitar 0,3 persen, menjadi US$76,04 per barel di London ICE Futures Exchange.
Dampak Serangan Drone
Serangan drone ini menargetkan stasiun pompa minyak Rusia, yang berfungsi sebagai jalur utama untuk menyalurkan minyak dari Kazakhstan ke berbagai pasar dunia. Insiden ini menyebabkan aliran minyak melalui jaringan pipa menurun drastis, sekitar 30 hingga 40 persen. Menurut Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak, pengurangan 30 persen pasokan minyak berarti adanya reduksi pasokan sekitar 380.000 barel per hari.
Berbicara mengenai situasi ini, Novak menyatakan, "Serangan ini memberikan dampak signifikan terhadap pasokan minyak global dan meningkatkan volatilitas harga minyak di pasar dunia."
Reaksi Pemerintah Rusia
Presiden Rusia, Vladimir Putin, menanggapi insiden ini dengan serius. Ia mengaitkan serangan tersebut dengan kemungkinan campur tangan sekutu-sekutu Barat Ukraina. Dalam pernyataannya yang tegas, Putin mengatakan bahwa serangan ini mungkin merupakan upaya untuk melemahkan stabilitas ekonomi Rusia melalui tindakan militaristik yang berdampak pada sektor energi. "Kami memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa serangan drone ini tidak terlepas dari campur tangan pihak-pihak Barat yang mendukung Ukraina," ujar Putin.
Pasar Energi Global dalam Ketidakpastian
Dengan adanya ketegangan geopolitik yang meningkat, pasar energi global kini berada dalam ketidakpastian. Ketidakpastian ini tidak hanya berdampak pada harga minyak, tetapi juga pada perencanaan dan strategi para pelaku industri energi.
Ahli ekonomi energi, Dr. Andrey Petrov, menyatakan bahwa serangan ini memperlihatkan betapa rentannya infrastruktur energi terhadap ancaman keamanan. "Pasar energi global harus bersiap untuk volatilitas lebih lanjut dan mengembangkan strategi keamanan yang lebih ketat untuk melindungi pasokan," jelas Dr. Petrov.
Reaksi Pasar
Harga minyak yang naik adalah indikasi bahwa investor dan pelaku industri merespons ketidakpastian ini dengan hati-hati. Sementara itu, pemerintah dan perusahaan energi secara global mungkin akan mencari sumber alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada jalur pasokan tertentu yang berisiko tinggi terhadap gangguan.
Potensi Jangka Panjang
Di sisi lain, pengamat industri minyak dan gas, Sarah Jenkins, mencatat bahwa kenaikan harga minyak mungkin hanya sementara jika Rusia dapat dengan cepat menemukan solusi untuk mengatasi gangguan pasokan tersebut. Namun, jika situasi memburuk, ini dapat mengarah pada kenaikan harga yang lebih lanjut di masa mendatang.
Menurut Jenkins, “Kondisi ini juga membuka peluang bagi negara-negara produsen minyak lain untuk meningkatkan produksi dan memenuhi kesenjangan permintaan, serta bagi para inovator untuk meningkatkan investasi dalam energi terbarukan sebagai alternatif.”
Kenaikan harga minyak dunia yang dipicu oleh serangan drone di Rusia menunjukkan seberapa besar dampak geopolitik terhadap pasar energi global. Dengan reaksi yang beragam dari berbagai negara dan pelaku industri, situasi ini menggarisbawahi pentingnya strategi jangka panjang yang resilient untuk menghadapi gangguan serupa di masa depan. Para pengamat percaya bahwa penguatan keamanan infrastruktur dan diversifikasi sumber energi adalah kunci untuk stabilitas pasar energi global yang lebih baik.
Dalam konteks ini, para pengambil keputusan di sektor energi akan perlu merencanakan lebih jauh agar dapat mengantisipasi dan meredam dampak dari ketidakpastian geopolitik global yang terus berkembang.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Revolusi Layanan BPJS Kesehatan Melalui Empat Inovasi Canggih Berbasis Kecerdasan Buatan
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Kuliner Malam
- Rabu, 04 Februari 2026
12 Ide Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan yang Bisa Dilakukan Semua Orang
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan
- Rabu, 04 Februari 2026
Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Panduan Lengkap Cara Bayar iCloud dengan Mudah dan Cepat
- 04 Februari 2026
3.
Cara Membuat Akun Telegram dengan Mudah plus Cara Login
- 04 Februari 2026













