Istirahat Cukup Kunci Kesehatan Lansia: Pentingnya Tidur Berkualitas di Usia Senja
- Jumat, 30 Mei 2025
JAKARTA - Tidur yang cukup dan berkualitas menjadi faktor utama dalam menjaga kesehatan lansia. Menurut berbagai sumber kesehatan, durasi tidur ideal bagi lansia usia 65 tahun ke atas adalah antara 7 hingga 8 jam per malam. Namun, kebutuhan tidur tiap individu dapat berbeda-beda, tergantung pada kondisi kesehatan, gaya hidup, dan faktor-faktor lainnya.
Meskipun seiring bertambahnya usia kebutuhan tidur biasanya menurun, lansia tetap memerlukan waktu istirahat yang memadai untuk mendukung kesejahteraan fisik dan mental mereka. Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat memperburuk kondisi kesehatan dan menurunkan kualitas hidup lansia.
Dalam talkshow “Tetap Lincah di Usia Senja” yang digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Rumah Sakit Ngoerah, Dr. dr. Ni Ketut Rai Purnami, Sp.PD, K-Ger, FINASIM menegaskan pentingnya tidur berkualitas bagi lansia. “Tidur berfungsi untuk memulihkan sel-sel tubuh yang rusak dan membantu proses regenerasi jaringan yang mulai mengalami kelelahan akibat penuaan,” ujar Dr. Rai.
Baca Juga5 Cara Top Up FF Pakai Pulsa Telkomsel, Praktis Tanpa Ribet!
Pentingnya Kualitas Tidur, Bukan Hanya Kuantitas
Menurut Dr. Rai, tidak hanya durasi tidur yang perlu diperhatikan, tetapi kualitas tidur jauh lebih krusial bagi kesehatan lansia. Banyak lansia yang sulit mendapatkan tidur nyenyak karena kebiasaan buruk, seperti menggunakan gawai elektronik atau menonton televisi tepat sebelum tidur.
“Jangan sampai ketika kita akan memulai istirahat, kita masih pegang handphone atau menonton televisi. Itu sangat tidak disarankan karena kualitasnya akan jauh menurun,” jelasnya.
Kebiasaan ini dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh dan menghambat produksi hormon melatonin yang berperan mengatur siklus tidur. Akibatnya, meskipun durasi tidur cukup, tetapi kualitasnya buruk sehingga proses pemulihan tubuh tidak maksimal.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Tidur Lansia
Beberapa faktor utama yang sering menjadi penghambat tidur berkualitas bagi lansia antara lain:
Kesehatan fisik: Penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan sendi yang menimbulkan nyeri dapat mengganggu kenyamanan tidur.
Kesehatan mental: Gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan juga berkontribusi besar pada masalah insomnia dan gangguan tidur lainnya.
Lingkungan tidur: Suhu kamar yang tidak nyaman, kebisingan, dan cahaya berlebih menjadi faktor eksternal yang sering mengganggu tidur.
“Untuk menjaga kualitas tidur, lingkungan sekitar harus dibuat senyaman mungkin,” tambah Dr. Rai.
Tips Meningkatkan Kualitas Tidur untuk Lansia
Dokter spesialis penyakit dalam ini memberikan sejumlah rekomendasi praktis agar lansia dapat meningkatkan kualitas tidurnya, antara lain:
Menciptakan lingkungan tidur yang kondusif: Gunakan kasur dan bantal yang nyaman, jaga suhu kamar tetap sejuk, dan minimalisir kebisingan serta cahaya yang mengganggu.
Menjaga rutinitas tidur yang konsisten: Usahakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, agar tubuh terbiasa dengan ritme tidur yang stabil.
Menghindari penggunaan gawai sebelum tidur: Batasi penggunaan ponsel, televisi, atau perangkat elektronik lainnya minimal 1 jam sebelum waktu tidur untuk membantu tubuh rileks secara alami.
Dengan langkah-langkah ini, lansia dapat memperbaiki kualitas tidur dan mengoptimalkan manfaat istirahat untuk tubuh dan pikiran.
Manfaat Tidur Cukup Bagi Kesehatan Lansia
Istirahat yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk berbagai aspek kesehatan lansia, seperti:
Mempercepat proses regenerasi sel dan jaringan tubuh
Mengurangi risiko penyakit kronis yang dapat memburuk akibat kurang tidur
Meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif
Menjaga stabilitas emosi dan mengurangi gejala depresi atau kecemasan
“Tidur yang cukup adalah salah satu kunci agar lansia tetap sehat dan aktif menjalani kehidupan,” tutup Dr. Rai.
Mencukupi kebutuhan tidur minimal 7-8 jam dengan kualitas yang baik sangat penting bagi lansia untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Pemahaman akan pentingnya istirahat yang berkualitas harus diiringi dengan perubahan gaya hidup dan lingkungan tidur yang mendukung.
Bagi keluarga dan orang terdekat lansia, penting untuk memberikan perhatian khusus agar mereka dapat menerapkan pola tidur sehat demi meningkatkan kualitas hidup di usia senja.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Mencapai Empat Meter Di Perairan Talaud
- Kamis, 05 Februari 2026
Kemensos Rilis Jadwal Resmi Pencairan Bansos PKH Tahap Satu Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Yusril Ihza Mahendra Tekankan Pentingnya Mitigasi Risiko Keuangan Digital Bagi UMKM
- Kamis, 05 Februari 2026
ITDC Gandeng Angkasa Pura Support, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Terserap di Kawasan Mandalika
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Spesifikasi Realme 16 5G 2026: Layar AMOLED, Kamera 50MP, Baterai Jumbo
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Huawei nova 13 Pro 2025: Dual Kamera Depan 60MP dan Baterai 5000mAh
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Stylus Generasi Baru Honor Magic V6 dan Find N6 Terungkap Lengkap
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Sony Xperia 1 VIII dan Xperia 10 VIII Terungkap Lengkap Sebelum Rilis
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Motorola Moto G100: Baterai 7.000mAh, Kamera 50MP, Layar 120Hz Terungkap
- Kamis, 05 Februari 2026













