Google AI Ultra Resmi Diluncurkan, Investasi Penting untuk Kreator Digital dan Profesional
- Minggu, 01 Juni 2025
JAKARTA - Google kembali menggebrak dunia teknologi dengan meluncurkan Google AI Ultra, paket langganan premium yang diperkenalkan secara resmi dalam ajang tahunan Google I/O 2025. Produk terbaru ini bukan sekadar pembaruan dari versi sebelumnya, Google AI Pro, melainkan lompatan signifikan yang diklaim mampu mengubah cara kerja kreator digital, pengembang, hingga profesional di berbagai sektor.
Dibandingkan Google AI Pro yang sudah dirilis di lebih dari 150 negara, termasuk Indonesia, Google AI Ultra menawarkan performa dan fitur jauh lebih unggul. "Google AI Ultra dirancang untuk memberikan pengalaman AI yang benar-benar baru, memadukan kemampuan multimodal, kapasitas komputasi tinggi, dan akses ke teknologi eksperimental," jelas perwakilan Google dalam presentasi resminya di Google I/O.
Salah satu keunggulan Google AI Ultra adalah kemampuan komputasi yang diklaim mencapai 8 kali lebih tinggi dibandingkan Pro. Pengguna juga akan mendapatkan akses eksklusif ke teknologi canggih seperti Veo3 dan Project Mariner, yang belum tersedia di versi Pro. Selain itu, penyimpanan yang disediakan mencapai 30TB, jauh lebih besar dibandingkan 2TB pada versi Pro, memberikan ruang luas bagi para profesional kreatif dan bisnis skala besar.
Baca Juga5 Cara Top Up FF Pakai Pulsa Telkomsel, Praktis Tanpa Ribet!
Bagi para kreator konten dan profesional, fitur-fitur inovatif Google AI Ultra menjadi daya tarik utama. Misalnya, proses rendering video 4K yang biasanya memakan waktu berjam-jam dengan komputer spesifikasi tinggi kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit melalui cloud, dengan kualitas sinematik yang memukau. Fitur Whisk Animate juga memungkinkan ilustrator mengubah sketsa sederhana menjadi animasi 8 detik hanya dengan beberapa klik.
Sementara itu, bagi pelaku bisnis, Project Mariner disebut-sebut mampu menghemat hingga 70 persen waktu manajemen operasional. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memusatkan perhatian pada strategi kreatif, sementara sistem secara otomatis mengatur jadwal rapat, memantau tren pasar, hingga mengirimkan laporan ke klien. "Dengan Google AI Ultra, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam sekejap," kata Digital Chat Station, sumber yang dikenal sering memberikan bocoran teknologi terpercaya.
Meski menawarkan fitur revolusioner, Google AI Ultra masih terbatas di Amerika Serikat, dengan harga promosi sebesar 124,99 dolar AS atau sekitar Rp2 juta untuk tiga bulan pertama. Setelah masa promosi, harga normalnya akan mencapai 249,99 dolar AS atau sekitar Rp4,9 juta per bulan. Namun, Google telah mengonfirmasi rencana ekspansi ke pasar global, termasuk Indonesia, meskipun belum ada jadwal resmi peluncurannya.
Sebagai perbandingan, Google AI Pro saat ini sudah tersedia dengan harga langganan sekitar Rp154.500 per bulan, dan cocok untuk kebutuhan kreator pemula maupun mahasiswa. Program gratis satu tahun untuk versi Pro bahkan tengah diuji coba di beberapa negara seperti Indonesia, Jepang, dan Inggris. Meskipun Pro cukup mumpuni untuk keperluan sehari-hari seperti analisis dokumen dan pembuatan konten dasar, Google AI Ultra jelas ditujukan untuk kalangan profesional yang menginginkan kecepatan, kapasitas besar, dan dukungan premium.
Selain teknologi mutakhir, pelanggan Google AI Ultra juga mendapatkan bonus menarik seperti YouTube Premium Individual dan prioritas dukungan teknis, menjadikannya investasi yang menarik bagi pelaku industri kreatif, studio film independen, hingga tim riset perusahaan.
Menurut pihak Google, peluncuran ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar kreator digital yang semakin kompetitif. “Google AI Ultra bukan sekadar alat, melainkan sebuah ekosistem lengkap yang akan mengubah cara kita memandang produktivitas dan kreativitas,” ungkap narasumber resmi Google saat pengumuman di Google I/O 2025.
Dengan kombinasi fitur revolusioner, kapasitas tinggi, dan ekosistem mendukung, Google AI Ultra diprediksi akan menjadi game changer di era digital, terutama bagi mereka yang ingin mengoptimalkan proses kreatif dan produktivitas. Meski harganya tergolong premium, nilai tambah yang ditawarkan membuat produk ini layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang.
Google AI Ultra diharapkan akan segera hadir di lebih banyak negara, termasuk Indonesia, dalam waktu dekat. Dunia kreator digital kini tengah menantikan gebrakan besar ini.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Mencapai Empat Meter Di Perairan Talaud
- Kamis, 05 Februari 2026
Kemensos Rilis Jadwal Resmi Pencairan Bansos PKH Tahap Satu Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Yusril Ihza Mahendra Tekankan Pentingnya Mitigasi Risiko Keuangan Digital Bagi UMKM
- Kamis, 05 Februari 2026
ITDC Gandeng Angkasa Pura Support, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Terserap di Kawasan Mandalika
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Spesifikasi Realme 16 5G 2026: Layar AMOLED, Kamera 50MP, Baterai Jumbo
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Huawei nova 13 Pro 2025: Dual Kamera Depan 60MP dan Baterai 5000mAh
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Stylus Generasi Baru Honor Magic V6 dan Find N6 Terungkap Lengkap
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Sony Xperia 1 VIII dan Xperia 10 VIII Terungkap Lengkap Sebelum Rilis
- Kamis, 05 Februari 2026
Spesifikasi Motorola Moto G100: Baterai 7.000mAh, Kamera 50MP, Layar 120Hz Terungkap
- Kamis, 05 Februari 2026













