Senin, 30 Maret 2026

PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh

PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik Langsa-Pangkalan Brandan, Penopang Pemulihan Kelistrikan Aceh
Foto: PT PLN (Persero)

Langsa, 11 Desember 2025 - PT PLN (Persero) terus mempercepat upaya pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak banjir di wilayah Aceh. Perbaikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan menjadi kunci untuk pemulihan sistem kelistrikan Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo turun langsung memimpin percepatan pemulihan sekaligus memastikan seluruh sumber daya PLN dimobilisasi dan bekerja secara maksimal. Ia menegaskan bahwa pemulihan hanya dapat dicapai dengan kolaborasi lintas sektor.

“Tim PLN bekerja tanpa henti meskipun di tengah cuaca tidak bersahabat. Mereka harus melewati jalur berlumpur, membawa material secara manual, dan memastikan setiap pekerjaan aman. Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang memberikan dukungan penuh sehingga progres perbaikan bisa berjalan baik,” ujar Darmawan.

Baca Juga

Jadwal Lengkap Kapal Pelni KM Sangiang Maret–April 2026 Disertai Rute Detail dan Cara Pemesanan Tiket Online

Sebelumnya, lima tower SUTT roboh dan tujuh lainnya mengalami kerusakan di jalur Langsa–Pangkalan Brandan akibat banjir serta pergeseran tanah yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat sistem kelistrikan Aceh terputus dari sistem besar Sumatra.

Untuk recovery, PLN mengerahkan 1.476 personel yang di datangkan dari berbagai unit PLN se-Indonesia untuk membantu mempercepat pekerjaan, baik perbaikan tower di jalur transmisi, perbaikan jaringan distribusi ke pelanggan, hingga dukungan armada dan logistik.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS), Amiruddin menambahkan bahwa pekerjaan dilakukan non stop dengan sistem shift untuk memastikan perbaikan berjalan lebih cepat.

"Saat ini tim di lokasi secara terus menerus 24 jam bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak," Ujar Amirrudin.

Pihaknya juga menjalin kolaborasi strategis dengan TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan yang memberikan dukungan pengamanan, mobilisasi personel, hingga akses logistik di area yang sulit dijangkau. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam percepatan pemulihan infrastruktur transmisi yang terdampak.

“Prioritas utama kami adalah memastikan penormalan secepatnya. Tim gabungan terus bekerja, meski medan sulit dan cuaca tidak bersahabat, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di Aceh," tambah Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya percepatan pemulihan ini. Seluruh langkah perbaikan ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan Aceh.

Redaksi

Redaksi

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Terbaru KRL Solo Jogja Akhir Maret 2026 Lengkap dari Pagi Hingga Malam untuk Perjalanan Lebih Nyaman

Jadwal Terbaru KRL Solo Jogja Akhir Maret 2026 Lengkap dari Pagi Hingga Malam untuk Perjalanan Lebih Nyaman

Kinerja WTON 2025 Tetap Tangguh, Laba Rp40 Miliar dan Kontrak Baru Tembus Rp4 Triliun

Kinerja WTON 2025 Tetap Tangguh, Laba Rp40 Miliar dan Kontrak Baru Tembus Rp4 Triliun

Jasa Marga Catat Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 3,5 Juta Kendaraan, Warga Diminta Waspada Perjalanan

Jasa Marga Catat Arus Balik Lebaran 2026 Tembus 3,5 Juta Kendaraan, Warga Diminta Waspada Perjalanan

Jasa Raharja Perkuat Pos Pelayanan Terpadu di Jawa Timur untuk Arus Balik Lebaran 2026 Agar Masyarakat Lebih Aman

Jasa Raharja Perkuat Pos Pelayanan Terpadu di Jawa Timur untuk Arus Balik Lebaran 2026 Agar Masyarakat Lebih Aman

Dirjen PTPP Pimpin Rapat Strategis untuk Optimalkan Proses Pengadaan Tanah Nasional Sesuai UU Terbaru

Dirjen PTPP Pimpin Rapat Strategis untuk Optimalkan Proses Pengadaan Tanah Nasional Sesuai UU Terbaru