PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), emiten milik Prajogo Pangestu, mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan dana maksimal Rp2 triliun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham di tengah dinamika pasar yang cukup fluktuatif.
Periode buyback akan berlangsung mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026. Dana buyback sepenuhnya bersumber dari kas internal perseroan, sehingga tidak mengganggu operasional maupun rencana pengembangan usaha.
Sumber Dana dan Ketentuan Pelaksanaan
Baca JugaStrategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan
Manajemen BREN menyebutkan dana yang disiapkan berasal dari kelebihan kas yang tidak mengganggu kegiatan bisnis utama. Total dana maksimal Rp2 triliun sudah termasuk biaya transaksi, biaya perantara perdagangan, dan biaya lain yang terkait dengan buyback.
Pelaksanaan buyback akan memperhatikan batas maksimum sesuai ketentuan Pasal 8 POJK No. 13 Tahun 2023 dan aturan pemenuhan saham free float. Manajemen menegaskan bahwa langkah ini bukan karena penurunan kinerja, melainkan sebagai strategi pengelolaan modal dan kepercayaan investor.
Dampak Terhadap Kinerja dan Keuangan
Buyback saham diprediksi tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional maupun pendapatan perseroan. Hal ini sejalan dengan kecukupan modal kerja dan arus kas yang dimiliki perusahaan.
Berdasarkan proforma laporan keuangan per 30 September 2025, pelaksanaan buyback diperkirakan tidak mengubah laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Laba per saham dasar BREN juga tetap stabil setelah memperhitungkan efek buyback.
Mekanisme dan Pengelolaan Buyback
PT BNI Sekuritas ditunjuk sebagai perantara perdagangan untuk pelaksanaan buyback saham BREN. Pembelian saham akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan volume pembelian harian yang fleksibel.
Manajemen menegaskan adanya pembatasan transaksi bagi pihak-pihak tertentu selama periode buyback, termasuk komisaris, direksi, pegawai, pemegang saham utama, dan pihak dengan akses informasi orang dalam. Saham hasil buyback akan dicatat sebagai saham treasuri dan tidak memiliki hak suara maupun dividen sampai dialihkan kembali.
Tujuan Strategis Buyback dan Prospek Saham
Tujuan utama buyback adalah memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur permodalan dan menjaga kepercayaan investor. Perseroan juga berharap langkah ini mencerminkan nilai fundamental yang masih kuat meskipun harga saham BREN melemah di pasar.
Saham BREN tercatat melemah 0,91% atau 75 poin ke level Rp8.150 per lembar pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu 4 Februari 2026. Pelemahan ini juga mencerminkan turunnya harga saham sebesar 15,54% dalam sebulan terakhir, sehingga buyback dinilai sebagai langkah strategis untuk menahan tekanan pasar.
Efek Buyback Terhadap Pemegang Saham dan Pasar Modal
Selama saham buyback berstatus sebagai treasury stock, saham tersebut tidak memiliki hak suara dalam RUPS dan tidak berhak atas dividen. Sesuai POJK No. 29 Tahun 2023, saham hasil buyback wajib dialihkan kembali paling lambat tiga tahun setelah berakhirnya periode buyback.
Dengan langkah ini, BREN diharapkan mampu menstabilkan harga saham dan memberikan sinyal positif bagi investor. Buyback juga menjadi alat bagi perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara nilai pasar saham dan fundamental perusahaan.
Kesimpulan Strategi Jangka Panjang
Rencana pembelian kembali saham ini menunjukkan keyakinan manajemen BREN terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Langkah strategis ini tidak hanya menjaga stabilitas harga saham, tetapi juga memberikan fleksibilitas pengelolaan modal di tengah fluktuasi pasar.
Secara keseluruhan, buyback saham BREN menjadi sinyal positif bagi investor bahwa perusahaan memiliki likuiditas yang memadai dan fundamental usaha yang solid. Pelaksanaan buyback ini juga memperkuat posisi BREN dalam menjaga kepercayaan pemegang saham dan meminimalkan volatilitas pasar.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Revolusi Layanan BPJS Kesehatan Melalui Empat Inovasi Canggih Berbasis Kecerdasan Buatan
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Kuliner Malam
- Rabu, 04 Februari 2026
12 Ide Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan yang Bisa Dilakukan Semua Orang
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Panduan Jadwal KA Bandara YIA Xpress Rabu Perjalanan Langsung Tanpa Transit
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Panduan Lengkap Cara Bayar iCloud dengan Mudah dan Cepat
- 04 Februari 2026
3.
Cara Membuat Akun Telegram dengan Mudah plus Cara Login
- 04 Februari 2026













