Jumat, 27 Februari 2026

Prediksi Harga Tembaga dan Aluminium Diperkirakan Mencapai Level Tertinggi Dalam Enam Bulan Mendatang

Prediksi Harga Tembaga dan Aluminium Diperkirakan Mencapai Level Tertinggi Dalam Enam Bulan Mendatang
Prediksi Harga Tembaga dan Aluminium Diperkirakan Mencapai Level Tertinggi Dalam Enam Bulan Mendatang

JAKARTA - Para analis TD Securities melihat tembaga tetap menjadi komoditas yang kuat. Mereka menyatakan bahwa penimbunan strategis oleh konsumen besar dan defisit pasokan akan mendorong harganya ke level tertinggi dalam enam bulan ke depan.

Selain itu, tembaga mendapat keuntungan dari tren devaluasi mata uang. Hal ini menjadikannya pilihan utama bagi investor untuk diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Peran Pembelian Strategis dan Kekhawatiran Tarif

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Perpanjangan Tenor Cicilan Rumah Subsidi Hingga 30 Tahun untuk Masyarakat

Pembelian strategis oleh konsumen global menjadi pendorong utama harga tembaga. Kekhawatiran terkait tarif dan pasokan yang terbatas turut memperkuat sentimen positif bagi komoditas ini.

Defisit pasokan yang dalam juga memicu akumulasi persediaan. Investor melihat peluang untuk memanfaatkan kenaikan harga jangka menengah sebagai aset diversifikasi.

Aluminium Mendekati Level Rekor Harga

Aluminium diperkirakan akan diperdagangkan mendekati level rekor. Tarif AS sebesar 50% dan pertumbuhan produksi yang lemah menambah tekanan pada pasokan regional.

Defisit regional turut memperkuat tren kenaikan harga. Hal ini membuat aluminium tetap menarik sebagai aset strategis bagi investor global.

Dampak Perdagangan Devaluasi pada Logam Industri

Perdagangan devaluasi memberi keuntungan bagi logam industri termasuk emas, perak, dan tembaga. Komoditas ini semakin diminati karena peranannya sebagai alat diversifikasi portofolio.

Pasokan yang lemah memperkuat nilai aset tersebut. Investor memanfaatkan kondisi ini untuk mengamankan posisi di pasar logam strategis.

Proyeksi Jangka Menengah untuk Tembaga dan Aluminium

Secara keseluruhan, tembaga dan aluminium diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan dalam enam bulan mendatang. Faktor utama meliputi penimbunan strategis, kekhawatiran tarif, dan defisit pasokan yang berkelanjutan.

Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasokan global dan kebijakan perdagangan internasional. Tren ini menunjukkan peluang bagi komoditas logam industri untuk mempertahankan performa yang kuat di pasar global.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemprov Papua Minta Pertamina Antisipasi Lonjakan Stok BBM Menjelang Hari Lebaran

Pemprov Papua Minta Pertamina Antisipasi Lonjakan Stok BBM Menjelang Hari Lebaran

Pertamina Pantau Terminal Manokwari Pastikan Stok BBM Dan LPG Aman Ramadan

Pertamina Pantau Terminal Manokwari Pastikan Stok BBM Dan LPG Aman Ramadan

Daftar Lengkap Harga Bahan Bakar Minyak Terbaru Seluruh Indonesia Februari 2026

Daftar Lengkap Harga Bahan Bakar Minyak Terbaru Seluruh Indonesia Februari 2026

Pabrik LNG Darat Terbesar Di Jawa Segera Beroperasi Pasok Gas Strategis

Pabrik LNG Darat Terbesar Di Jawa Segera Beroperasi Pasok Gas Strategis

Mengapa Memilih Perumahan dengan Club House Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga

Mengapa Memilih Perumahan dengan Club House Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga