PT PP Hadir Cepat Menangani Dampak Banjir Aceh dengan Program Pemulihan Infrastruktur
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh. Bantuan ini merupakan lanjutan dari komitmen respons cepat perseroan yang sebelumnya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur darurat dan pemasangan jembatan tipe Bailey untuk memulihkan akses antarwilayah.
Perseroan juga membangun hunian sementara (huntara) di sejumlah titik terdampak di Aceh dan Sumatera Utara. Langkah ini menegaskan konsistensi PTPP dalam hadir bukan hanya pada tahap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan lanjutan bagi masyarakat.
Fokus pada Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Baca JugaSinergi Pemkab Mimika Dan Freeport Percepat Program Air Bersih Melalui Hibah
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menekankan pentingnya dukungan berkesinambungan pascabencana. “Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan. Karena itu, PTPP hadir tidak hanya pada tahap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan lanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Upaya ini mencakup aspek sanitasi, akses air bersih, dan fasilitas umum. Program tanggung jawab sosial ini memastikan masyarakat terdampak tetap dapat menjalani kehidupan normal secara bertahap.
Implementasi Program TJSL yang Terstruktur
Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang responsif dan terstruktur, PTPP menegaskan perannya sebagai perusahaan konstruksi nasional. Perseroan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kontribusi nyata untuk pemulihan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pendekatan ini menjadikan PTPP sebagai salah satu perusahaan yang hadir menyentuh kebutuhan warga secara langsung. Hal ini juga menegaskan posisi perseroan dalam mendukung keberlanjutan sosial di daerah terdampak bencana.
Program Strategis Pemulihan Infrastruktur Vital
Pada tahap lanjutan, PTPP menginisiasi lima program strategis di Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan. Program ini fokus pada pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi masyarakat yang terdampak banjir.
Kegiatan mencakup renovasi mushola agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman. Selain itu, perbaikan instalasi air bersih dilakukan untuk memastikan akses air layak konsumsi bagi masyarakat.
Fasilitas toilet umum juga dibangun dengan standar higienis. Perbaikan fasilitas publik lainnya turut dilaksanakan agar aktivitas warga kembali berjalan normal.
Pelaksanaan dan Target Perseroan
Program pemulihan ini dilaksanakan pada 4–14 Februari 2026. Langkah ini menunjukkan komitmen berkelanjutan PTPP dalam mempercepat proses pemulihan dan mendukung kehidupan masyarakat terdampak.
Tahun ini, PTPP menargetkan kontrak baru sebesar Rp23,5 triliun. Perseroan juga menargetkan pendapatan sebesar Rp16 triliun sambil menunggu sejumlah proyek yang mengalami pergeseran waktu pengerjaan.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Perpusnas Tingkatkan Layanan Digital iPusnas untuk Akses Pengetahuan Lebih Aman dan Praktis
- Jumat, 27 Februari 2026
Korps Marinir TNI AL Siapkan Pelatihan Komcad ASN untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Nasional
- Jumat, 27 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto Terima Sambutan Istimewa Tujuh Pemimpin Emirat di Abu Dhabi
- Jumat, 27 Februari 2026
BMKG Prakiraan Jakarta Hari Ini: Berawan Tebal dan Hujan Ringan Singkat
- Jumat, 27 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Jasa Marga Mempercantik Tol Jakarta Cikampek Demi Kenyamanan Mudik 2026
- Jumat, 27 Februari 2026
Peluang Mudik Gratis Jasa Marga Tahun 2026 Segera Dibuka Simak Prosedurnya
- Jumat, 27 Februari 2026
Waskita Karya Bersama Kementerian PU Selesaikan Pembangunan Huntara Di Aceh Utara
- Jumat, 27 Februari 2026
Momentum Hari Kedelapan Ramadan Angkasa Pura Perkuat Nilai Spiritual Melalui Buka Bersama
- Jumat, 27 Februari 2026
Sinergi Pemprov Papua Dan Angkasa Pura Kembangkan Kawasan Komersial Bandara Sentani
- Jumat, 27 Februari 2026












