Jumat, 27 Februari 2026

Korps Marinir TNI AL Siapkan Pelatihan Komcad ASN untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Nasional

Korps Marinir TNI AL Siapkan Pelatihan Komcad ASN untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Nasional
Korps Marinir TNI AL Siapkan Pelatihan Komcad ASN untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Nasional

JAKARTA - Korps Marinir TNI AL menegaskan bahwa pelatihan komponen cadangan (Komcad) untuk aparatur sipil negara (ASN) tidak dimaksudkan untuk menjadikan mereka prajurit aktif. “Pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan mereka prajurit aktif, melainkan membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan pemahaman sistem pertahanan negara, sehingga apabila negara memanggil, mereka telah memiliki dasar pembekalan yang memadai,” kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Pelatihan ini menekankan kesiapan mental dan fisik ASN dalam menghadapi situasi darurat atau kebutuhan negara. Materi dan fasilitas pun akan disesuaikan agar peserta dari unsur sipil tetap dapat mengikuti program dengan aman dan nyaman.

Materi Khusus Korps Marinir untuk ASN

Baca Juga

Strategi Bapperida Kalimantan Tengah Kawal Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Lewat Investasi Infrastruktur

Rana menjelaskan bahwa peserta pelatihan akan mendapatkan materi khusus khas Korps Marinir. “Pembekalan khusus dari Marinir TNI AL, tentu ada nilai tambah yang menjadi ciri khas Korps Marinir,” ujarnya.

Beberapa materi mencakup penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah, serta kemampuan adaptasi terhadap tekanan. Peserta juga akan mempelajari dasar-dasar survival, ketahanan lapangan, dan pengetahuan tentang soliditas tim (esprit de corps).

Soliditas tim dianggap penting meski peserta berasal dari latar belakang ASN. “Kami juga memberikan pengetahuan tentang penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara,” jelas Rana.

Fasilitas dan Dukungan Pelatihan

Rana menegaskan seluruh fasilitas terbaik milik Korps Marinir, mulai dari lapangan, barak, kelas, hingga tenaga medis, akan dikerahkan untuk mendukung pelatihan ASN. Tujuannya agar seluruh proses pembelajaran berjalan optimal dan efektif.

Meskipun seluruh konsep latihan dan sarana merupakan standar Korps Marinir, pola pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan peserta ASN. “Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil,” ujarnya.

Rana berharap fasilitas dan materi yang telah disiapkan dapat mendukung proses pelatihan agar berjalan maksimal. Penyesuaian tersebut diharapkan membuat ASN dapat memahami dasar-dasar pertahanan dengan cara yang lebih mudah dan praktis.

Lokasi dan Jadwal Pelatihan Komcad

Kementerian Pertahanan menyebut 2.000 ASN akan mengikuti pelatihan komcad di lima lokasi TNI. “Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Para ASN akan dilatih mengenai dasar-dasar pelatihan kemiliteran melalui praktik dan materi teori. Proses pelatihan gelombang pertama akan dimulai sejak April 2026 dan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Kemhan menyediakan kuota sebanyak 4.000 ASN untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan peserta. Gelombang pertama diikuti 2.000 ASN, dan gelombang kedua direncanakan pada pertengahan 2026 dengan jumlah yang sama.

Antusiasme ASN Mengikuti Pelatihan Komcad

Hingga Kamis lalu, tercatat 987 ASN sudah terdaftar untuk pelatihan gelombang pertama. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah menjelang dimulainya pelatihan pada April 2026.

Brigjen Rico menekankan pelatihan ini diharapkan menumbuhkan semangat dan jiwa nasionalisme yang sama di kalangan ASN. Dengan pembekalan ini, ASN diharapkan lebih siap mengabdi kepada masyarakat dan negara sesuai kebutuhan nasional.

Pelatihan juga bertujuan membekali ASN dengan pemahaman tentang tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan. Kesiapan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pertahanan negara jika sewaktu-waktu diperlukan.

Selain keterampilan fisik, mental dan disiplin, ASN akan mendapatkan pemahaman tentang nilai-nilai kehormatan dan loyalitas. Hal ini menjadi bagian dari strategi Korps Marinir untuk menanamkan budaya profesional dan etos kerja pertahanan nasional.

Pelatihan Komcad di lima lokasi TNI diharapkan menjadi model bagi pelatihan ASN selanjutnya. Dengan metode yang terstruktur, ASN dapat memahami sistem pertahanan negara sambil tetap menjaga keseimbangan pekerjaan sipil mereka.

Proses pembelajaran juga dilengkapi pendampingan instruktur berpengalaman dari Korps Marinir. Ini bertujuan agar semua materi dapat diserap peserta secara efektif dan dapat diaplikasikan bila negara membutuhkan mobilisasi cadangan.

Pelatihan gelombang pertama yang dimulai April 2026 menjadi langkah awal program komprehensif untuk seluruh kementerian dan lembaga. Evaluasi dan penyesuaian akan dilakukan untuk memastikan ASN mendapatkan pembekalan maksimal dari setiap materi yang diberikan.

Dengan demikian, pelatihan Komcad bagi ASN bukan hanya soal latihan fisik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan nasional. Program ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara melalui komponen cadangan yang terlatih dan siap pakai.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menilik Jaringan Diler Tata Motors Serta Mahindra Dalam Megaproyek PT Agrinas

Menilik Jaringan Diler Tata Motors Serta Mahindra Dalam Megaproyek PT Agrinas

Menakar Sejauh Mana Komitmen Pemerintah Daerah Terhadap Pembangunan Transportasi Publik Nasional

Menakar Sejauh Mana Komitmen Pemerintah Daerah Terhadap Pembangunan Transportasi Publik Nasional

Layanan Transportasi Publik Kota Batam Semakin Kuat Melalui Penambahan Armada Bus

Layanan Transportasi Publik Kota Batam Semakin Kuat Melalui Penambahan Armada Bus

Kereta Api Wisata Panoramic Tambah Rute Jakarta Jogja Solo Untuk Libur Lebaran

Kereta Api Wisata Panoramic Tambah Rute Jakarta Jogja Solo Untuk Libur Lebaran

Ratusan Ribu Tiket Kereta Api Lebaran Tahun 2026 Terjual

Ratusan Ribu Tiket Kereta Api Lebaran Tahun 2026 Terjual