Kamis, 05 Februari 2026

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat AgenBRILink, Cetak Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah

BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat AgenBRILink, Cetak Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah
BRI Dorong Inklusi Keuangan Lewat AgenBRILink, Cetak Dampak Ekonomi Triliunan Rupiah

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) terus mengukuhkan diri sebagai pionir dalam mendukung inklusi keuangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program inovatifnya, AgenBRILink. 

Dengan lebih dari 1 juta agen tersebar di seluruh Indonesia, program ini tidak hanya memberikan dampak sosial yang signifikan tetapi juga secara langsung meningkatkan literasi keuangan serta memicu pertumbuhan ekonomi bernilai triliunan rupiah, Senin, 13 Januari 2025.

Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk memperluas layanan perbankan hingga ke pelosok negeri. Upaya tersebut diwujudkan dengan menghadirkan AgenBRILink di warung-warung, sehingga transaksi perbankan menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat. "Di samping untuk memperluas dan mempermudah akses layanan perbankan, AgenBRILink juga dimaksudkan untuk memastikan terjadinya sharing economy, pertumbuhan ekonomi yang secara inklusif melibatkan partisipasi masyarakat sebanyak-banyaknya," ungkap Sunarso.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Program AgenBRILink telah membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal. Dengan menjadi agen, masyarakat tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dalam mengenalkan layanan keuangan ke lingkungan sekitarnya. Hingga akhir Desember 2024, BRI mencatat terdapat 1,06 juta AgenBRILink, naik signifikan dari 740 ribu pada akhir 2023. Ini menunjukkan penambahan 324 ribu agen sepanjang 2024, memberikan sinyal positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Efek Sharing Economy Triliunan Rupiah

Keberadaan AgenBRILink ternyata mampu menjadi katalisator pertumbuhan sharing economy. Masyarakat kini bisa melakukan transaksi perbankan, seperti tarik tunai, transfer, dan pembayaran tagihan dengan lebih efisien melalui para agen ini. Berdasarkan data 2024, BRI meraup fee sebesar Rp1,6 triliun dari layanan AgenBRILink. "Dari total transaksi AgenBRILink sebesar Rp1.583 triliun pada 2024, AgenBRILink bisa mendapatkan dua hingga tiga kali lipat dari fee yang diterima BRI. Hal tersebut merupakan bentuk sharing economy yang nyata bagi masyarakat," jelas Sunarso.

Peningkatan Inklusi dan Literasi Keuangan

Melalui konsep hybrid banking, BRI berupaya merangkul segmen masyarakat yang sebelumnya kurang terjangkau oleh layanan perbankan, terutama di daerah terpencil. AgenBRILink telah beroperasi di lebih dari 62 ribu desa, menjangkau lebih dari 80 persen wilayah Indonesia. Selain meningkatkan akses keuangan, AgenBRILink juga berperan dalam edukasi finansial. Salah satu contohnya adalah saat mereka membantu mengungkap kasus sindikat uang palsu di Makassar, lewat laporan nasabah yang mencurigakan di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Optimalisasi Jaringan Tanpa Perluasan Kantor

Pendekatan melalui AgenBRILink memungkinkan BRI untuk memfasilitasi akses layanan perbankan tanpa membuka sejumlah kantor fisik baru. Kemudahan layanan yang ditawarkan secara digital dan melalui agen ini berbanding lurus dengan penurunan jumlah kantor BRI, dari 9.030 unit pada 2020 menjadi 7.594 per September 2024. "Kami tidak menambah kantor baru untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam layanan perbankan. (Dalam hal ini) AgenBRILink memainkan peran kunci dalam menciptakan ekonomi berbagi yang lebih inklusif," tambah Sunarso.

Baca Juga

Presiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia

Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang

Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang

Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang

Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang

Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP

Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit