Ketegangan Dagang Meningkat: AS Klaim Tidak Membutuhkan Energi Kanada, Apa Dampaknya?
- Rabu, 29 Januari 2025
JAKARTA - Di tengah suasana tegang Forum Ekonomi Dunia di Davos, Presiden Donald Trump mengejutkan para pemimpin bisnis global dengan pernyataannya bahwa Amerika Serikat (AS) tidak membutuhkan energi, kendaraan, atau kayu dari Kanada. Pernyataan ini menambah ketegangan dalam hubungan dagang antara kedua negara dan memicu kekhawatiran akan terjadinya perang dagang yang lebih luas.
"Mungkin lebih baik kalau Anda menjadi bagian dari kami, menjadi negara bagian AS. Dengan begitu, kami tidak perlu mengalami defisit perdagangan dan tidak perlu mengenakan tarif pada Anda," kata Trump, yang terdengar menggebu-gebu saat berbicara dari Washington DC melalui tautan video.
Ancaman Tarif Baru
Trump sebelumnya telah memperingatkan kemungkinan penerapan tarif impor hingga 25% pada Kanada, dengan pemberlakuan yang bisa dimulai pada awal Februari. Ancaman ini dianggap serius oleh Kanada, mengingat sekitar 75% ekspor negara tersebut mengalir ke AS. Di sisi lain, Kanada hanya menyumbang 17% dari total ekspor AS, meskipun menjadi mitra dagang terbesar kedua setelah Meksiko.
Ketergantungan Kanada pada Perdagangan dengan AS
Kanada telah lama mengandalkan pasar AS untuk menjual produk mereka, termasuk energi seperti minyak dan gas. Namun, pernyataan Trump menggambarkan AS seolah-olah mandiri dalam hal sumber daya energi. "Kami memiliki lebih banyak minyak dan gas daripada siapa pun," ujar Trump, menekankan keyakinannya akan kekuatan ekonomi dalam negeri AS.
Potensi Tindakan Balasan dari Kanada
Pemerintah Kanada tidak tinggal diam. Meskipun belum ada langkah konkrit yang diambil, mereka mempertimbangkan berbagai opsi sebagai respons terhadap ancaman tarif AS. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah respons "dolar untuk dolar", yang berarti Kanada mungkin memberlakukan tarif serupa pada produk-produk AS jika pemerintahan Trump melanjutkan ancamannya.
Perspektif Ekonom dan Ahli Perdagangan
Para ahli menyoroti bahwa angka yang disebutkan Trump mengenai defisit perdagangan dengan Kanada—antara USD 200 miliar dan USD 250 miliar—tidak jelas dari mana asalnya. Berdasarkan data terbaru, defisit tersebut diperkirakan akan mencapai USD 45 miliar pada tahun 2024, terutama dipicu oleh permintaan energi AS yang tinggi.
"Ketergantungan AS pada energi Kanada sebenarnya cukup signifikan, terutama dalam hal minyak mentah," kata seorang analis perdagangan dari lembaga ekonomi ternama. "Pernyataan Trump mungkin lebih bersifat politis dan tidak sepenuhnya mencerminkan realitas perdagangan bilateral."
Implikasi Terhadap Pasar dan Industri
Pernyataan Trump berpotensi mengganggu pasar dan menimbulkan ketidakstabilan harga komoditas. Industri otomotif dan kayu di AS juga bisa terkena dampak jika terjadi pembatasan impor dari Kanada. Sementara itu, perusahaan-perusahaan Kanada khawatir bahwa langkah-langkah pembatasan tambahan dari AS dapat merusak bisnis mereka.
"Jika Trump benar-benar menerapkan tarif tersebut, kita bisa berharap akan ada peningkatan harga dan tekanan pada berbagai sektor industri," ungkap seorang pengusaha terkemuka di Kanada yang enggan disebutkan namanya.
Meskipun ketegangan tarif ini menunjukkan potensi konflik dagang yang dapat mengganggu perekonomian kedua negara, masih ada harapan untuk penyelesaian diplomatis. Banyak pengamat dan pelaku bisnis yang berharap kedua negara dapat menemukan solusi yang saling menguntungkan tanpa harus saling menjatuhkan tarif yang merugikan.
Hubungan perdagangan antara AS dan Kanada telah terjalin erat selama bertahun-tahun, dan keterikatan ekonomi ini mungkin cukup kuat untuk menahan gelombang politik yang tidak menentu saat ini. Kedua negara memiliki sejarah panjang kerja sama dan saling ketergantungan yang seharusnya menjadi modal penting untuk mencari jalan tengah dalam perselisihan saat ini.
Mazroh Atul Jannah
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Danantara Indonesia Dorong PT PAL dan INKA Jadi Motor Utama Hilirisasi Baja Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Resep Nugget Udang Homemade Anti Pengawet, Gurih, dan Mudah Dibuat
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Praktis Membuat Es Mambo Kacang Merah yang Segar dan Lezat di Rumah
- Kamis, 05 Februari 2026
4 Resep Olahan Pisang Praktis dan Lezat untuk Menu Buka Puasa di Rumah
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Guncangan Gempa Magnitudo 3,8 Getarkan Bonjol Pasaman Tidak Memiliki Potensi Tsunami
- Kamis, 05 Februari 2026
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Mencapai Empat Meter Di Perairan Talaud
- Kamis, 05 Februari 2026
Kemensos Rilis Jadwal Resmi Pencairan Bansos PKH Tahap Satu Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Yusril Ihza Mahendra Tekankan Pentingnya Mitigasi Risiko Keuangan Digital Bagi UMKM
- Kamis, 05 Februari 2026













