JAKARTA – Pasar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjadi magnet bagi warga, terutama untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar tradisional maupun modern. Sejumlah warga mengakui bahwa minyak goreng menjadi komoditas yang paling diburu lantaran selisih harga yang cukup signifikan.
Lena, seorang warga Palembang, mengungkapkan bahwa harga minyak goreng di Pasar Ramadhan yang berlokasi di Jalan Peternakan Sukabangun lebih murah dibandingkan harga pasaran.
"Di Pasar Ramadhan Pemkot Palembang ini, harga minyak Rp14.700 per kilogram, sedangkan harga normalnya bisa mencapai Rp18.000 per kilogram," ujarnya.
Baca JugaStrategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026
Ia pun memanfaatkan kesempatan ini dengan membeli tiga kilogram minyak goreng dan berharap harga yang lebih terjangkau ini bisa terus tersedia.
Hal serupa disampaikan oleh Ainun, warga lainnya. Menurutnya, minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting untuk memasak. Dengan adanya Pasar Ramadhan yang menyediakan minyak goreng lebih murah, ia merasa terbantu dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.
“Minyak goreng memang kebutuhan utama di dapur. Dengan harga lebih murah dari biasanya, tentu ini meringankan biaya sehari-hari,” kata Ainun.
Pasar Ramadhan Digelar di 18 Kecamatan
Pemkot Palembang melalui Dinas Perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di berbagai titik. Asisten I Setda Kota Palembang, Heri Aprian, menjelaskan bahwa Pasar Ramadhan ini diadakan sejak 26 Februari dan akan berlangsung hingga 21 Maret 2025.
"Pasar murah ini digelar di 18 titik kecamatan dan lokasi pelaksanaannya terus berpindah agar dapat menjangkau lebih banyak warga," ujarnya.
Selain minyak goreng, berbagai bahan pokok lain seperti beras, gula, dan tepung juga dijual dengan harga lebih terjangkau. Heri menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menanggapi isu terkait pengurangan stok Minyakita di beberapa daerah, Heri memastikan bahwa di Kota Palembang tidak ada pengurangan pasokan.
"Itu sepertinya kesalahan dalam SOP di daerah lain. Tapi, di Palembang, stok Minyakita masih tersedia dan tidak ada pengurangan," tegasnya.
Imbauan Agar Warga Tidak Panic Buying
Pemkot Palembang juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap membeli kebutuhan secukupnya. Heri Aprian menegaskan bahwa pasar murah ini diadakan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan seluruh warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pasar murah ini diadakan untuk menekan lonjakan harga bahan pokok. Jadi, belilah sesuai kebutuhan agar semua warga bisa kebagian,” katanya.
Dengan adanya Pasar Ramadhan yang digelar secara berkala di berbagai kecamatan, diharapkan masyarakat Palembang dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Revolusi Layanan BPJS Kesehatan Melalui Empat Inovasi Canggih Berbasis Kecerdasan Buatan
- Rabu, 04 Februari 2026
10 Tempat Makan 24 Jam di Bandung yang Wajib Dikunjungi Para Pecinta Kuliner Malam
- Rabu, 04 Februari 2026
12 Ide Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan yang Bisa Dilakukan Semua Orang
- Rabu, 04 Februari 2026
Berita Lainnya
Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan
- Rabu, 04 Februari 2026
Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia
- Rabu, 04 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Panduan Lengkap Cara Bayar iCloud dengan Mudah dan Cepat
- 04 Februari 2026
3.
Cara Membuat Akun Telegram dengan Mudah plus Cara Login
- 04 Februari 2026













