JAKARTA – Pasar Ramadhan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjadi magnet bagi warga, terutama untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih murah dibandingkan di pasar tradisional maupun modern. Sejumlah warga mengakui bahwa minyak goreng menjadi komoditas yang paling diburu lantaran selisih harga yang cukup signifikan.
Lena, seorang warga Palembang, mengungkapkan bahwa harga minyak goreng di Pasar Ramadhan yang berlokasi di Jalan Peternakan Sukabangun lebih murah dibandingkan harga pasaran.
"Di Pasar Ramadhan Pemkot Palembang ini, harga minyak Rp14.700 per kilogram, sedangkan harga normalnya bisa mencapai Rp18.000 per kilogram," ujarnya.
Baca JugaTarif Listrik PLN Stabil April–Juni 2026 Meski Krisis Energi Global Melanda Dunia
Ia pun memanfaatkan kesempatan ini dengan membeli tiga kilogram minyak goreng dan berharap harga yang lebih terjangkau ini bisa terus tersedia.
Hal serupa disampaikan oleh Ainun, warga lainnya. Menurutnya, minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang sangat penting untuk memasak. Dengan adanya Pasar Ramadhan yang menyediakan minyak goreng lebih murah, ia merasa terbantu dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.
“Minyak goreng memang kebutuhan utama di dapur. Dengan harga lebih murah dari biasanya, tentu ini meringankan biaya sehari-hari,” kata Ainun.
Pasar Ramadhan Digelar di 18 Kecamatan
Pemkot Palembang melalui Dinas Perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dengan menggelar pasar murah di berbagai titik. Asisten I Setda Kota Palembang, Heri Aprian, menjelaskan bahwa Pasar Ramadhan ini diadakan sejak 26 Februari dan akan berlangsung hingga 21 Maret 2025.
"Pasar murah ini digelar di 18 titik kecamatan dan lokasi pelaksanaannya terus berpindah agar dapat menjangkau lebih banyak warga," ujarnya.
Selain minyak goreng, berbagai bahan pokok lain seperti beras, gula, dan tepung juga dijual dengan harga lebih terjangkau. Heri menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menanggapi isu terkait pengurangan stok Minyakita di beberapa daerah, Heri memastikan bahwa di Kota Palembang tidak ada pengurangan pasokan.
"Itu sepertinya kesalahan dalam SOP di daerah lain. Tapi, di Palembang, stok Minyakita masih tersedia dan tidak ada pengurangan," tegasnya.
Imbauan Agar Warga Tidak Panic Buying
Pemkot Palembang juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap membeli kebutuhan secukupnya. Heri Aprian menegaskan bahwa pasar murah ini diadakan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan seluruh warga dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Pasar murah ini diadakan untuk menekan lonjakan harga bahan pokok. Jadi, belilah sesuai kebutuhan agar semua warga bisa kebagian,” katanya.
Dengan adanya Pasar Ramadhan yang digelar secara berkala di berbagai kecamatan, diharapkan masyarakat Palembang dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Resep Sambal Dabu-Dabu Khas Manado, Cocok Untuk Hidangan Laut Favorit
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026












