Kamis, 05 Februari 2026

ADHI Karya Bangun Dapur MBG Cepat dan Ramah Lingkungan di Kebumen, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

ADHI Karya Bangun Dapur MBG Cepat dan Ramah Lingkungan di Kebumen, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
ADHI Karya Bangun Dapur MBG Cepat dan Ramah Lingkungan di Kebumen, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan Gizi Nasional, meninjau pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Umum Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin (20/10). Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai target agar segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

SPPG yang dibangun oleh ADHI Karya menggunakan teknologi inovatif Mobile Box (MOBOX) — sistem bangunan modular hasil pengembangan internal ADHI Karya yang menawarkan efisiensi tinggi, kemudahan mobilisasi, serta fleksibilitas desain sesuai kebutuhan lokasi dan fungsi. Teknologi ini memungkinkan proses konstruksi yang cepat dan presisi, dengan efisiensi waktu dan biaya.

SPPG Kebumen dibangun di atas lahan seluas 400 m² dengan waktu pelaksanaan hanya 40 hari (September–Oktober 2025). Fasilitas ini dirancang sebagai dapur modern berstandar tinggi yang mampu memproduksi hingga 3.000 porsi makanan bergizi per hari bagi anak-anak dan masyarakat penerima manfaat di wilayah sekitarnya. Dapur ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang dapur utama, panel listrik, tempat pengolahan sampah (TPS), instalasi pengolahan air limbah (IPAL), jaringan air minum, dan area lanskap.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

Seluruh ruang dirancang memenuhi standar higienitas dengan dinding antibakteri, lantai epoxy, dan sistem ventilasi profesional, memastikan setiap hidangan yang diproduksi aman dan bergizi. Kehadiran dapur SPPG di Kebumen menjadi wujud nyata kontribusi ADHI Karya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain meningkatkan akses pangan bergizi, pembangunan SPPG juga membuka lapangan kerja lokal, memperkuat rantai pasok bahan pangan daerah, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. “Kami bangga dapat berperan aktif dalam menghadirkan infrastruktur sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Melalui teknologi MOBOX, ADHI Karya berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Rozi Sparta, Corporate Secretary ADHI Karya.

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan kualitas SDM, serta menghadirkan layanan sosial dasar bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pembangunan SPPG ini, ADHI Karya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan solusi yang berdampak sosial, lingkungan, dan ekonomi bagi masyarakat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor