Kamis, 05 Februari 2026

ADHI Karya Bangun Sistem Manajemen Terintegrasi sebagai Fondasi Penguatan GCG

ADHI Karya Bangun Sistem Manajemen Terintegrasi sebagai Fondasi Penguatan GCG
ADHI Karya Bangun Sistem Manajemen Terintegrasi sebagai Fondasi Penguatan GCG

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) resmi menetapkan Kebijakan Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) sebagai langkah strategis dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) dan meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis. Kebijakan ini menjadi landasan penting dalam penyatuan berbagai sistem manajemen berbasis ISO yang sebelumnya dikelola secara terpisah oleh masing-masing unit.

Melalui penerbitan Surat Keputusan Direksi (SKD) tentang Kebijakan Sistem Manajemen Terintegrasi, ADHI Karya merumuskan pendekatan baru yang lebih efektif dan terkoordinasi. Sistem ini memungkinkan integrasi seluruh proses, dokumentasi, serta mekanisme audit internal dan eksternal dalam satu kerangka kerja yang terintegrasi, efisien, dan komprehensif.

“Penerapan SMT merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam setiap proses bisnis. Integrasi sistem manajemen ini menjadi pondasi bagi ADHI Karya untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai standar tata kelola yang baik,” ujar Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Entus Asnawi Mukhson.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

Melalui penerapan sistem ini, ADHI Karya juga mulai memanfaatkan platform digital terintegrasi untuk pengelolaan dokumen, audit, dan evaluasi kinerja secara real-time, sehingga penerapan manajemen dapat berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan. Langkah strategis ini sejalan dengan visi ADHI Karya untuk menjadi korporasi inovatif dan berbudaya unggul, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui praktik GCG serta sistem manajemen yang unggul dan terintegrasi.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor