Bank Raya Perkuat Pelaku Usaha Lokal Lewat Program TJSL dan Literasi Digital
- Selasa, 16 Desember 2025
JAKARTA - Bank Raya, bagian dari BRI Group, menegaskan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini difokuskan pada Cluster Unggulan Pedagang Kaki Lima (PKL) Sidodadi di Semarang, yang menyediakan fasilitas usaha dan pendampingan literasi keuangan digital.
Melalui TJSL, Bank Raya tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membantu PKL meningkatkan kemampuan manajemen usaha mereka. Pendampingan ini diharapkan mendorong pengembangan usaha agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Cluster Unggulan: Pilar Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Baca JugaTop 11 Perusahaan Batu Bara di Indonesia 2026, Kapasitas Fantastis!
Cluster Unggulan Sidodadi menjadi wilayah ke-8 yang diberdayakan Bank Raya setelah beberapa kota sebelumnya, termasuk Malang, Surakarta, Yogyakarta, Cibinong, dan Semarang lainnya. Program ini telah menjangkau lebih dari 200 pelaku usaha, memberikan mereka akses ke fasilitas perbankan digital sekaligus edukasi pengelolaan usaha.
Ajeng Putri Hapsari, Corporate Secretary Bank Raya, menjelaskan bahwa Cluster Unggulan bertujuan agar pelaku usaha lokal dapat “naik kelas”. Dengan memanfaatkan bank digital, para pedagang bisa melayani pelanggan lebih baik dan mengatur operasional usaha secara lebih efektif.
Community Branch Bank Raya rutin melakukan pendampingan untuk meningkatkan literasi keuangan digital. Edukasi diberikan mengenai penggunaan Saku Bisnis, QRIS Bisnis, dan Fitur Kasir agar para pelaku usaha lebih efisien dalam mengelola keuangan dan transaksi sehari-hari.
Saku Bisnis dan Fitur Digital untuk Optimalkan Usaha
Saku Bisnis adalah fitur di aplikasi Raya yang dirancang khusus untuk manajemen keuangan usaha. Keunggulan utamanya termasuk mass transfer real-time hingga sepuluh rekening sekaligus, pemisahan dana dalam lima saku berbeda, serta pengecekan mutasi untuk memantau keuangan bisnis secara akurat.
Selain itu, QRIS Bisnis memudahkan pelaku usaha menerima pembayaran digital secara cepat dan aman. Merchant akan mendapatkan notifikasi transaksi dan mutasi secara real-time, dengan pencairan dana hingga empat batch per hari, meningkatkan arus kas usaha tanpa hambatan.
Fitur Kasir di Saku Bisnis juga memberi akses karyawan untuk memantau transaksi secara transparan. Hal ini membantu pengelolaan operasional, pengawasan, dan perencanaan keuangan bisnis secara lebih efektif.
Inovasi Berkelanjutan untuk Komunitas Lokal
Bank Raya juga rutin melakukan literasi keuangan melalui media sosial, menjangkau masyarakat luas di luar Cluster Unggulan. Program TJSL ini sejalan dengan komitmen bank digital dalam mendorong percepatan adopsi keuangan digital di seluruh lapisan masyarakat.
Ajeng Putri Hapsari menegaskan, ke depan Bank Raya akan terus menghadirkan inovasi relevan dan berkelanjutan bagi pelaku usaha dan komunitas lokal. Strategi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bisnis pelaku usaha, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif.
Dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi mikro, Bank Raya membuktikan bahwa teknologi digital dapat menjadi alat strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan TJSL yang terintegrasi antara fasilitas usaha dan literasi keuangan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih profesional dan mandiri.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Danantara Indonesia Dorong PT PAL dan INKA Jadi Motor Utama Hilirisasi Baja Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Resep Nugget Udang Homemade Anti Pengawet, Gurih, dan Mudah Dibuat
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Praktis Membuat Es Mambo Kacang Merah yang Segar dan Lezat di Rumah
- Kamis, 05 Februari 2026
4 Resep Olahan Pisang Praktis dan Lezat untuk Menu Buka Puasa di Rumah
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
ITDC Gandeng Angkasa Pura Support, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Terserap di Kawasan Mandalika
- Kamis, 05 Februari 2026
Hutama Karya Bangun Stasiun Bawah Tanah Glodok-Kota Perkuat Transportasi Publik Jakarta
- Kamis, 05 Februari 2026













