Rabu, 04 Februari 2026

Bus DAMRI Bandara YIA Kembali Beroperasi Mulai 19 Januari 2026

Bus DAMRI Bandara YIA Kembali Beroperasi Mulai 19 Januari 2026
Bus DAMRI Bandara YIA Kembali Beroperasi Mulai 19 Januari 2026

JAKARTA - Pengguna transportasi udara di Yogyakarta kini mendapatkan kemudahan baru. Layanan bus DAMRI dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) kembali beroperasi mulai Senin, 19 Januari 2026, dengan tarif Rp80.000 per penumpang.

Rute Strategis dan Jadwal Fleksibel

Bus DAMRI Bandara YIA melayani sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Rute mencakup Sleman City Hall, Pool DAMRI Yogyakarta, Terminal Condongcatur, Halte Trans Jogja Gamping, serta Stasiun DAMRI Yogyakarta.

Baca Juga

Strategi Buyback Saham BRPT 2026 Diprediksi Tingkatkan Kinerja dan Struktur Modal Perusahaan

Keberangkatan bus disesuaikan dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat. Layanan tersedia sejak pagi hingga malam hari, memberikan fleksibilitas bagi wisatawan maupun pekerja harian.

Selain itu, keberadaan DAMRI mempermudah konektivitas antarmoda di Yogyakarta. Layanan ini terhubung dengan Trans Jogja dan kereta Bandara YIA Xpress, sehingga perjalanan ke pusat Kota Jogja dan Sleman menjadi lebih efisien.

Tarif Terjangkau dan Layanan Andal

DAMRI Bandara YIA menawarkan tarif Rp80.000 per penumpang, termasuk salah satu opsi transportasi yang terjangkau. Dengan keberangkatan setiap 60 menit, penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman.

Layanan ini dinilai aman dan nyaman, cocok bagi wisatawan maupun penduduk lokal. Selain mempermudah mobilitas, DAMRI juga membantu mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi di area sekitar bandara.

Jadwal Operasional Lengkap

Rute dan jam operasional bus DAMRI sebagai berikut:

Bandara YIA – Sleman City Hall: 07.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Pool DAMRI Yogyakarta: 08.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Terminal Condongcatur: 06.00–19.00 WIB (setiap 60 menit)

Bandara YIA – Halte Trans Jogja Gamping: 04.30–15.30 WIB

Bandara YIA – Stasiun DAMRI Yogyakarta: 08.00–21.00 WIB (setiap 60 menit)

Penumpang disarankan menyesuaikan waktu keberangkatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Hal ini untuk memastikan perjalanan tetap lancar tanpa harus menunggu terlalu lama di halte.

DAMRI Sebagai Pilihan Transportasi Publik Utama

Kehadiran kembali DAMRI Bandara YIA menegaskan peran transportasi publik dalam mendukung mobilitas masyarakat. Moda transportasi ini menjadi alternatif yang efisien dibandingkan kendaraan pribadi atau ojek daring, terutama saat jam sibuk.

Selain mempermudah wisatawan, layanan ini juga mendukung pekerja harian yang rutin melakukan perjalanan ke pusat kota dan sekitarnya. Dengan kombinasi tarif terjangkau, rute strategis, dan jadwal fleksibel, DAMRI Bandara YIA menjadi pilihan utama transportasi publik di Yogyakarta.

Dengan kembali beroperasinya bus DAMRI, masyarakat kini memiliki akses transportasi yang lebih terjamin. Efisiensi waktu dan biaya menjadi keuntungan utama yang dapat dirasakan oleh seluruh penumpang.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham Saratoga Investama Sedaya Hingga Rp2,47 Miliar

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Bangun Kosambi (CBDK) Siapkan Buyback Saham Rp250 Miliar Untuk Jaga Kepercayaan Investor

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

Gozco Capital Tingkatkan Kepemilikan Saham Bank Neo Commerce Hingga Lebih Dari 10 Persen

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

PT Barito Renewables Energy (BREN) Siapkan Buyback Saham Rp2 Triliun Untuk Stabilkan Harga dan Struktur Modal

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Danantara Indonesia Siap Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Untuk Kurangi Ketergantungan Impor