Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket angkutan mudik Lebaran 2026 telah mencapai 435.708 tiket. Data ini tercatat hingga Rabu, 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB dan diperkirakan terus bertambah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sejak dibukanya masa penjualan, minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda mudik sangat tinggi. Pemesanan dilakukan melalui berbagai kanal resmi KAI, dengan kecenderungan masyarakat membeli tiket lebih awal untuk mendapatkan jadwal perjalanan yang nyaman.
Tren Keberangkatan: H-3 dan H-2 Masih Jadi Favorit
Baca JugaPresiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa tanggal keberangkatan H-3 dan H-2 Lebaran masih mendominasi pilihan pemudik. Pola ini menunjukkan masyarakat lebih memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di jalur mudik.
Berdasarkan data KAI, tiket yang terjual pada H-3 Lebaran mencapai 56.685 kursi. Sementara H-2 Lebaran terjual sebanyak 58.759 tiket, H-1 Lebaran mencapai 45.002 tiket, dan hari Lebaran tercatat 33.736 tiket untuk periode 11 hingga 21 Maret 2026.
Kereta Favorit Pemudik Tahun 2026
Dari daftar kereta favorit, KA Airlangga menjadi yang paling banyak dipesan dengan total 24.884 penumpang dari Stasiun Pasar Senen. Posisi berikutnya ditempati KA Bengawan relasi Solo–Jakarta, KA Kahuripan rute Bandung dengan 19.015 tiket, serta KA Serayu mencapai 18.364 tiket.
Kereta lain seperti KA Sri Tanjung, KA Sawunggalih, KA Rajabasa, dan KA Kutojaya Selatan juga menunjukkan angka pemesanan tinggi. Hal ini mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi kereta api selama musim mudik Lebaran tahun ini.
Imbauan KAI untuk Perencanaan Perjalanan Mudik
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Pemudik disarankan aktif memantau jadwal pembukaan penjualan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan Contact Center KAI 121.
Kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan karena menawarkan efisiensi waktu, kenyamanan, dan keamanan. KAI juga mendorong pemudik memanfaatkan fitur connecting train untuk opsi perjalanan yang lebih fleksibel selama periode mudik Lebaran 2026.
Prediksi KAI dan Persiapan Pemudik
Dengan meningkatnya permintaan tiket, masyarakat disarankan membeli tiket lebih awal. Hal ini penting untuk memastikan tempat duduk tersedia sesuai rencana perjalanan dan mengurangi risiko kehabisan tiket mendekati Lebaran.
Kereta favorit menunjukkan rute yang paling ramai adalah lintas Jakarta, Solo, Bandung, dan Yogyakarta. Pemudik disarankan mengecek jadwal kereta yang tersedia serta alternatif rute agar perjalanan tetap nyaman dan lancar.
Masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan aplikasi resmi KAI agar proses pembelian lebih cepat dan aman. Selain itu, pemudik dapat mengatur jadwal perjalanan sesuai preferensi H-3, H-2, H-1, atau hari Lebaran sesuai kebutuhan.
Dengan strategi perencanaan dan pemesanan lebih awal, mudik Lebaran 2026 diprediksi tetap aman dan nyaman. KAI menekankan bahwa kesiapan informasi, jadwal, dan tiket menjadi kunci kelancaran perjalanan pulang kampung.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Analisis Pergerakan Harga Minyak Dunia Yang Kembali Turun Setelah Sempat Menguat
- Kamis, 05 Februari 2026
PLN Pastikan Tarif Listrik Triwulan I Februari 2026 Tidak Naik Demi UMKM dan Rumah Tangga
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026
Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP
- Kamis, 05 Februari 2026
Pasar Otomotif Indonesia Dibangkitkan, IIMS 2026 Targetkan Transaksi Rp8 Triliun
- Kamis, 05 Februari 2026













