Kamis, 05 Februari 2026

Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang

Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang
Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang

JAKARTA - Kabar bahagia datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos). Pada Kamis, 5 Februari 2026, laporan mengenai masuknya saldo bansos ke kartu KKS mulai bermunculan.

Pencairan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk alokasi tahap pertama tahun 2026. Setiap KPM diimbau memantau saldo agar dapat segera menggunakan dana bantuan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya peran pendamping PKH. "Saya ingin menyampaikan bahwa pendamping PKH adalah kunci ketepatan sasaran, Sekolah Rakyat maupun bansos tepat sasaran," katanya, dikutip dari laman resmi Kemensos, Kamis, 5 Februari 2026.

Baca Juga

Presiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara

Pendamping PKH berfungsi sebagai ujung tombak program pemberdayaan masyarakat. Mereka memastikan bantuan sosial disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan dana secara efektif.

Bank BSI Jadi Pelopor Pencairan di Wilayah Aceh

Data laporan menunjukkan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mulai mentransfer dana ke rekening penerima. Fokus pencairan tahap awal terlihat sangat masif di Provinsi Aceh, termasuk Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan wilayah sekitarnya.

KPM di daerah ini disarankan memeriksa saldo secara berkala melalui aplikasi mobile banking. Cara ini dapat membantu menghindari antrean panjang di mesin ATM dan memastikan dana dapat segera digunakan.

Bank BSI memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah akses KPM. Dengan layanan mobile banking, proses pencairan menjadi lebih cepat dan aman bagi penerima bantuan.

Rincian Nominal yang Masuk ke Rekening KPM

Bukti transaksi menunjukkan nominal saldo bansos bervariasi sesuai komponen keluarga. Bantuan BPNT terpantau sebesar Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026.

Beberapa KPM melaporkan saldo gabungan PKH dan BPNT mencapai Rp975.000. Rincian ini terdiri dari BPNT Rp600.000 dan komponen PKH untuk anak sekolah SD Rp225.000 serta balita Rp150.000.

Selain itu, ada laporan saldo yang lebih tinggi hingga Rp1.350.000 hingga Rp1.584.000. Ini biasanya untuk keluarga dengan komponen kesehatan dan pendidikan yang lebih kompleks.

Nominal tersebut berbeda-beda menyesuaikan jumlah anggota keluarga dan kategori penerima. Pemerintah memastikan setiap KPM menerima bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Prioritas Penyaluran bagi Keluarga Berdasarkan Desil Ekonomi

Pemerintah saat ini menyalurkan bantuan dengan fokus pada warga Desil 1 hingga Desil 4. Pendekatan ini memprioritaskan keluarga dengan kategori kemiskinan ekstrem hingga rendah.

KPM yang sebelumnya menerima bantuan tetapi kini masuk Desil 5 ke atas kemungkinan tidak lagi terdaftar. Hal ini karena mereka dianggap telah mengalami peningkatan kemandirian ekonomi.

Penyaluran bertahap juga menyesuaikan kapasitas bank dan wilayah. Masyarakat diimbau bersabar jika pencairan belum merata di seluruh Indonesia.

Panduan Cek Saldo dan Keamanan Kartu KKS

Bagi nasabah BSI, menggunakan aplikasi Beyond dapat mempermudah pengecekan saldo. Cara ini jauh lebih praktis, cepat, dan aman dibanding antre di ATM.

Saldo yang belum masuk tidak perlu dikhawatirkan. Proses transfer antarbank dan antarwilayah memerlukan waktu beberapa hari kerja.

Pastikan kartu KKS tetap berada di tangan sendiri. Jangan memberikan kartu kepada orang lain untuk dicek guna menghindari penyalahgunaan dana bantuan.

Bank BSI di Aceh menjadi yang terdepan dalam menyalurkan PKH dan BPNT Tahap 1 2026. Bank lain seperti BRI, BNI, dan Mandiri diperkirakan akan segera menyusul secara bertahap di wilayah lain.

Dengan pencairan tahap awal ini, KPM dapat mulai memanfaatkan bantuan sosial untuk kebutuhan sehari-hari. Langkah ini diharapkan mendorong kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung program pemberdayaan masyarakat.

Proses pencairan yang transparan dan tepat sasaran menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyalurkan bantuan. Semua KPM diharapkan tetap memantau informasi resmi agar tidak tertinggal.

Pencairan dana PKH dan BPNT di tahap pertama 2026 menandai awal distribusi bansos yang lebih masif sepanjang tahun. Kecepatan dan akurasi penyaluran menjadi prioritas untuk menjangkau seluruh penerima manfaat.

Dengan langkah-langkah yang sudah diterapkan, KPM di seluruh wilayah Indonesia dapat memanfaatkan bantuan secara optimal. Pendamping PKH tetap berperan penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia

Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang

Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang

Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP

Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit

Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit

Pasar Otomotif Indonesia Dibangkitkan, IIMS 2026 Targetkan Transaksi Rp8 Triliun

Pasar Otomotif Indonesia Dibangkitkan, IIMS 2026 Targetkan Transaksi Rp8 Triliun