Kamis, 05 Februari 2026

BEI Menguatkan Langkah Strategis Setelah Pertemuan dengan MSCI untuk Pasar Modal Indonesia

BEI Menguatkan Langkah Strategis Setelah Pertemuan dengan MSCI untuk Pasar Modal Indonesia
BEI Menguatkan Langkah Strategis Setelah Pertemuan dengan MSCI untuk Pasar Modal Indonesia

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan perkembangan positif pasca pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada awal pekan ini. Pertemuan tersebut dianggap menghasilkan kesepakatan tindak lanjut yang terukur untuk menindaklanjuti catatan MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

Penjabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menekankan bahwa diskusi ini menjadi langkah awal penting sejak dirinya resmi menjabat. Fokus utama pembahasan adalah penyelarasan agenda ke depan agar kebijakan BEI sejalan dengan ekspektasi MSCI dan menghindari perbedaan penilaian.

Milestone dan Pendekatan Reformasi Pasar Modal

Baca Juga

Panduan Lengkap Cara Pinjam Uang di BRImo Terbaru 2026

Jeffrey menyampaikan bahwa hasil pertemuan menunjukkan progres yang baik, dengan kesepakatan tindak lanjut yang telah ditetapkan. Bahkan, telah disusun milestone mingguan untuk memantau dan mengevaluasi setiap langkah yang dijalankan BEI.

Milestone ini dibuat agar implementasi reformasi pasar modal Indonesia dapat dipantau secara berkala. Pendekatan ini diharapkan memberikan kepastian bagi semua pemangku kepentingan terkait kesiapan Indonesia memenuhi persyaratan dan ekspektasi MSCI.

Sejarah Komunikasi BEI dengan MSCI

Jeffrey menambahkan bahwa komunikasi antara BEI dan MSCI telah berlangsung sejak Oktober 2025. Diskusi dilakukan berulang kali, baik di tingkat teknis maupun pimpinan, sebagai bagian dari proses penyelarasan kebijakan pasar modal.

Diskusi berkala ini bertujuan memastikan setiap catatan dan rekomendasi MSCI dapat ditindaklanjuti secara sistematis. BEI berupaya menjaga kontinuitas komunikasi agar langkah reformasi berjalan transparan dan terukur.

Fokus Langkah Konkrit dan Keterlibatan Danantara

Dalam pertemuan terbaru, BEI menitikberatkan respons terhadap catatan MSCI. Fokus diarahkan pada tindakan nyata, seperti granularisasi tipe investor serta peningkatan transparansi untuk pemegang saham di atas 1 persen.

Sebagai bagian dari strategi ini, BEI melibatkan Danantara sebagai pemangku kepentingan penting di pasar modal Indonesia. Jeffrey menyebut keterlibatan Danantara dapat memperkuat perspektif investor domestik dan melengkapi langkah BEI dalam mendorong pendalaman pasar yang lebih berimbang.

Langkah Regulasi dan Transparansi

BEI juga menyiapkan langkah regulasi pendukung untuk memastikan reformasi berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah draf Peraturan 1-A terkait free float yang sudah dapat diakses publik melalui laman resmi bursa.

Peraturan ini menjadi bagian dari upaya BEI membangun transparansi dan akuntabilitas dalam pasar modal. Draf aturan memungkinkan investor dan pemangku kepentingan lain memahami mekanisme dan persyaratan terkait kepemilikan saham.

Manfaat Strategi bagi Pasar Modal

Kolaborasi dengan MSCI dan Danantara diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor internasional terhadap pasar modal Indonesia. Langkah ini juga bertujuan memperkuat posisi BEI dalam menarik investasi dan mendorong pertumbuhan pasar yang lebih sehat.

Selain itu, penyusunan milestone dan regulasi pendukung mencerminkan komitmen BEI untuk reformasi jangka panjang. Strategi ini membantu memastikan reformasi tidak hanya bersifat simbolis, tetapi memberikan dampak nyata terhadap likuiditas dan transparansi pasar.

Tinjauan terhadap Langkah BEI ke Depan

Dengan milestone mingguan yang telah ditetapkan, BEI memiliki panduan jelas untuk memonitor setiap perkembangan. Hal ini memungkinkan penyesuaian cepat apabila dibutuhkan agar ekspektasi MSCI dapat dipenuhi secara konsisten.

BEI menegaskan komitmen untuk terus memperkuat mekanisme pengawasan dan regulasi pasar modal. Kesiapan ini diharapkan menjadi fondasi agar Indonesia tetap menarik bagi investor domestik maupun internasional.

Sinergi dengan Pemangku Kepentingan

Keterlibatan Danantara dan pihak terkait lainnya menunjukkan bahwa reformasi pasar modal tidak dilakukan secara unilateral. Sinergi ini penting untuk memastikan seluruh kebijakan dan langkah strategis BEI selaras dengan kebutuhan pasar dan investor.

Sinergi juga mencakup koordinasi dengan regulator lain untuk memperkuat kepastian hukum dan transparansi. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan membuat reformasi lebih cepat diadopsi dan efektif dalam jangka panjang.

Optimisme Pasar Modal Indonesia

Jeffrey menegaskan bahwa hasil pertemuan dengan MSCI memberikan optimisme terhadap arah pasar modal Indonesia. Progres positif ini menjadi indikator kesiapan BEI dalam menjalankan reformasi yang konsisten dan terukur.

Langkah-langkah konkret yang telah disusun diharapkan membawa pasar modal Indonesia lebih transparan, likuid, dan kompetitif. Dengan dukungan stakeholder domestik maupun internasional, BEI menargetkan pertumbuhan pasar yang berkelanjutan dan berimbang.

Pertemuan dengan MSCI menjadi momentum penting bagi BEI untuk menegaskan komitmen reformasi pasar modal. Dengan milestone mingguan, keterlibatan Danantara, dan draf peraturan publik, BEI menunjukkan kesiapan untuk membangun pasar modal yang lebih transparan dan terstruktur.

Konsistensi dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan reformasi jangka panjang. BEI optimistis bahwa langkah-langkah ini akan meningkatkan kepercayaan investor, memperkuat likuiditas pasar, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

KUR Mandiri 2026 dengan Bunga Rendah dan Tenor Fleksibel, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tingkatkan Ekonomi Lokal

KUR Mandiri 2026 dengan Bunga Rendah dan Tenor Fleksibel, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tingkatkan Ekonomi Lokal

BNI Raih Laba Rp20 Triliun 2025 dan Perkuat Peran Strategis dalam Pembangunan Nasional

BNI Raih Laba Rp20 Triliun 2025 dan Perkuat Peran Strategis dalam Pembangunan Nasional

Nasabah BCA Wajib Tahu Aturan Saldo Minimum Terbaru 2026 Agar Rekening Tidak Terblokir

Nasabah BCA Wajib Tahu Aturan Saldo Minimum Terbaru 2026 Agar Rekening Tidak Terblokir

Bank Mandiri Tingkatkan Dampak Sosial dan Lingkungan dengan 1.174 Program TJSL 2025

Bank Mandiri Tingkatkan Dampak Sosial dan Lingkungan dengan 1.174 Program TJSL 2025

BRI Dapat Mandat Tambah Kuota KPR FLPP Hingga 60.000 Unit di Tahun 2026

BRI Dapat Mandat Tambah Kuota KPR FLPP Hingga 60.000 Unit di Tahun 2026