Jumat, 06 Februari 2026

Lion Air Hadirkan Penerbangan Baru Biak–Sorong, Mempercepat Akses Wisatawan ke Raja Ampat

Lion Air Hadirkan Penerbangan Baru Biak–Sorong, Mempercepat Akses Wisatawan ke Raja Ampat
Lion Air Hadirkan Penerbangan Baru Biak–Sorong, Mempercepat Akses Wisatawan ke Raja Ampat

JAKARTA - Maskapai Lion Air Group resmi menghadirkan rute baru Biak–Sorong pulang-pergi mulai beroperasi pada 9 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi udara yang lebih efisien.

Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyatakan pembukaan rute ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah. Tujuannya untuk mendukung mobilitas warga sekaligus memacu sektor pariwisata di Kabupaten Biak Numfor.

Selama ini, keterbatasan penerbangan langsung menjadi kendala masyarakat dan wisatawan. Dengan rute baru ini, waktu perjalanan lebih singkat dibandingkan transportasi laut yang membutuhkan waktu berhari-hari.

Baca Juga

ALVA Optimistis Pertumbuhan Motor Listrik di Indonesia Meski Tanpa Insentif Pemerintah Tahun Ini

Dorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi

“Konektivitas udara menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bupati Markus Mansnembra melalui pesan WhatsApp, Kamis, 5 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan peran transportasi udara dalam memperluas jangkauan wisatawan.

Sorong dikenal sebagai pintu masuk utama wisatawan menuju Raja Ampat. Dengan penerbangan langsung ke Biak, arus wisatawan diharapkan menyebar ke berbagai destinasi lokal, tidak hanya terfokus di Raja Ampat.

Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan 76 persen wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat ingin melanjutkan perjalanan ke Biak. Namun selama ini keterbatasan penerbangan langsung menjadi hambatan utama bagi pengembangan pariwisata di Biak.

Spesifikasi Penerbangan dan Armada Lion Air

Penerbangan rute Biak–Sorong akan beroperasi dua kali dalam seminggu, yakni setiap Senin dan Jumat. Pesawat yang digunakan adalah Wings Air tipe ATR 72-500 dengan kapasitas 72 penumpang, menempuh waktu penerbangan sekitar 1 jam 40 menit.

Manajer Lion Air, Masri, menambahkan tiket dapat dibeli melalui agen resmi maupun aplikasi daring. Hal ini mempermudah penumpang dalam merencanakan perjalanan, termasuk untuk tujuan lanjutan dari Sorong.

Rute Biak–Sorong juga terkoneksi dengan berbagai kota lain melalui Sorong. Beberapa tujuan lanjutan termasuk Jayapura, Makassar, Manado, dan Ambon.

Manfaat Rute Baru untuk Mobilitas dan Investasi

Pembukaan rute ini tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga mempermudah mobilitas masyarakat lokal. Distribusi barang dan jasa menjadi lebih cepat, mendukung aktivitas ekonomi di Biak dan sekitarnya.

Selain itu, rute ini membuka peluang investasi baru karena konektivitas lebih lancar. Investor potensial dapat menilai Biak sebagai kawasan strategis dengan akses transportasi udara yang memadai.

Dengan adanya penerbangan baru, pemerintah daerah berharap pertumbuhan ekonomi lebih merata. Pariwisata, perdagangan, dan transportasi akan mendapatkan manfaat secara bersamaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Bandara Frans Kaisiepo Siap Tampung Penerbangan Internasional dan Domestik

Bandar Udara Frans Kaisiepo di Biak menjadi pusat operasional penerbangan baru ini. Bandara tertua di Indonesia ini memiliki runway sepanjang 3.571 meter, mampu menampung pesawat berbadan lebar dan kargo besar.

Pengelolaan bandara berada di bawah PT Angkasa Pura I. Setelah ditetapkan kembali sebagai bandara internasional oleh Kementerian Perhubungan RI pada 2025, bandara ini semakin strategis bagi rute domestik dan internasional.

Selain udara, Biak masih dapat dijangkau melalui jalur laut dengan kapal PELNI atau feri. Meski memakan waktu lebih lama, moda ini tetap menjadi alternatif ekonomis bagi masyarakat maupun pengunjung.

Dengan pembukaan rute Biak–Sorong, Papua kini memiliki akses transportasi yang lebih modern dan efisien. Langkah ini diharapkan mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, serta investasi berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk Tingkatkan Kepemilikan Saham Secara Signifikan Tahun 2026

Komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk Tingkatkan Kepemilikan Saham Secara Signifikan Tahun 2026

PT Chandra Asri Pacific Tbk Siapkan Strategi Pendanaan Obligasi Berkelanjutan untuk Modal Kerja

PT Chandra Asri Pacific Tbk Siapkan Strategi Pendanaan Obligasi Berkelanjutan untuk Modal Kerja

CDIA Siapkan Strategi Buyback Saham Rp 1 Triliun untuk Stabilkan Nilai Perusahaan

CDIA Siapkan Strategi Buyback Saham Rp 1 Triliun untuk Stabilkan Nilai Perusahaan

Langkah Nyata PLN Merauke Bersama Pemerintah Daerah Wujudkan Generasi Papua Bebas Stunting

Langkah Nyata PLN Merauke Bersama Pemerintah Daerah Wujudkan Generasi Papua Bebas Stunting

PLN UIT JBB Perkuat Budaya K3 Melalui Edukasi Keselamatan Listrik Dan Kemanusiaan

PLN UIT JBB Perkuat Budaya K3 Melalui Edukasi Keselamatan Listrik Dan Kemanusiaan