KUR BRI 2026 Bunga Rendah 0,5 persen per Bulan, UMKM Bisa Naik Kelas Cepat dan Mengembangkan Usaha
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - Tahun 2026 menjadi peluang emas bagi pelaku UMKM untuk menambah modal kerja atau investasi alat produksi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membuka kembali program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga mulai 0,5% per bulan atau 6% per tahun.
Menariknya, pengajuan kini lebih mudah dan cepat karena bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo. Hal ini memungkinkan pelaku usaha memantau dagangan sekaligus mengurus pengajuan modal tanpa harus antre panjang di kantor cabang.
Skema KUR BRI yang transparan membantu pengusaha merencanakan arus kas. Dengan simulasi cicilan yang jelas, UMKM bisa memilih plafon dan tenor sesuai kemampuan finansial.
Baca JugaBank Jatim Optimalkan Strategi Digital dan Sinergi BPD, Laba Bersih Tembus Rp1,54 Triliun
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 (Plafon Rp10 Juta - Rp100 Juta)
| Plafon Pinjaman | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp 10.000.000 | Rp 883.333 | Rp 466.667 | Rp 327.778 | Rp 216.667 |
| Rp 25.000.000 | Rp 2.208.333 | Rp 1.166.667 | Rp 819.444 | Rp 541.667 |
| Rp 50.000.000 | Rp 4.416.667 | Rp 2.333.333 | Rp 1.638.889 | Rp 1.083.333 |
| Rp 75.000.000 | Rp 6.625.000 | Rp 3.500.000 | Rp 2.458.333 | Rp 1.625.000 |
| Rp 100.000.000 | Rp 8.833.333 | Rp 4.666.667 | Rp 3.277.778 | Rp 2.166.667 |
Untuk plafon di atas Rp100 juta, pelaku usaha wajib menyediakan agunan. Sebagai contoh, pinjaman Rp200 juta dapat dicicil Rp3,6 juta per bulan dengan tenor 60 bulan.
Syarat Wajib Agar Pengajuan KUR Lolos Survei
BRI menerapkan seleksi ketat untuk memastikan kredit tepat sasaran. Pelaku usaha harus memenuhi sejumlah syarat agar pengajuan disetujui.
Profil usaha minimal harus berjalan enam bulan secara kontinu. Identitas pengaju berupa WNI, berusia minimal 17 tahun, dan memiliki KTP serta KK menjadi persyaratan mutlak.
Legalitas usaha meliputi kepemilikan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang sah dan NPWP untuk plafon tertentu. Rekam jejak keuangan harus bersih, tanpa kredit produktif bermasalah di bank lain, dan BI Checking/SLIK OJK aman.
Selain itu, pelaku usaha wajib memiliki rekening di Bank BRI. Kepemilikan rekening mempermudah pencairan dana sekaligus pencatatan transaksi usaha.
Cara Mengajukan KUR BRI Melalui Aplikasi BRImo
Dengan BRImo, pengajuan KUR hanya memerlukan waktu lima menit. Platform digital ini mempermudah pelaku usaha dalam mengurus modal kerja tanpa harus datang ke kantor cabang.
Langkah pertama adalah login ke aplikasi BRImo. Selanjutnya pilih menu “Pinjaman BRI” > “Ajukan Pinjaman”, lalu pilih jenis “Kredit Modal Kerja”.
Isi data diri dan rincian usaha dengan lengkap dan jujur. Unggah dokumen pendukung seperti KTP, SKU, dan dokumen lain yang diminta.
Centang persetujuan syarat dan ketentuan, kemudian klik “Kirim Pengajuan”. Petugas BRI akan menghubungi pengaju untuk jadwal survei ke lokasi usaha.
Keunggulan KUR BRI dan Strategi UMKM Naik Kelas
KUR BRI menjadi pilihan utama karena BRI memiliki jaringan terluas di Indonesia. Bank ini juga memiliki akses data yang mumpuni untuk mendukung UMKM dan memastikan kredit tepat sasaran.
Bunga rendah pada KUR BRI terbukti meningkatkan ketahanan usaha kecil terhadap inflasi global. Program ini juga selaras dengan visi pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dengan cicilan yang terukur, UMKM dapat merancang strategi bisnis lebih agresif di tahun 2026. KUR BRI memungkinkan pelaku usaha memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, dan meningkatkan pendapatan usaha secara signifikan.
Selain itu, modal tambahan melalui KUR dapat digunakan untuk investasi alat produksi atau modernisasi usaha. Hal ini membantu UMKM naik kelas dan bersaing lebih kompetitif di pasar nasional maupun regional.
Pemanfaatan teknologi melalui BRImo juga mendukung efisiensi operasional. Pengajuan cepat, pemantauan cicilan real-time, dan notifikasi pembayaran memudahkan pelaku usaha menjaga arus kas tetap sehat.
Dengan persiapan dokumen lengkap dan strategi pengelolaan cicilan, peluang pengajuan KUR BRI 2026 disetujui semakin tinggi. Hal ini membuka kesempatan bagi UMKM untuk berkembang tanpa terbebani bunga tinggi atau risiko pembayaran yang memberatkan.
Nathasya Zallianty
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Mulai 1 April 2026 Dampak Konflik AS-Iran
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
BSI Siapkan Agenda RUPST 17 April 2026 untuk Penetapan Penggunaan Laba Bersih
- Selasa, 31 Maret 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Rekomendasi Mobil 200 Jutaan dengan Fitur Lengkap
- 31 Maret 2026
5.
8 Wisata Alam Bogor untuk Liburan, Sejuk dan Seru
- 31 Maret 2026












