Pembangunan Infrastruktur di Mempawah Hanya Tercapai 41 Persen, Bupati Paparkan Laporan Kinerja APBD 2024
- Jumat, 04 April 2025
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur publik sebagai bagian dari komitmennya dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Namun, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2024, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, mengungkapkan bahwa realisasi pembangunan infrastruktur baru mencapai 41,40 persen dari target yang ditetapkan sebesar 67 persen.
“Meningkatnya kualitas infrastruktur dengan indikator kinerja panjang jalan dan jembatan dalam kondisi mantap dari target 67 persen, terealisasi 41,40 persen sehingga capaian kinerja tahun 2024 sebesar 61,79 persen,” ujar Bupati Erlina dalam pidato pengantar LKPJ APBD 2024 pada rapat paripurna DPRD Mempawah.
Tantangan dalam Pembangunan Infrastruktur
Baca JugaPresiden Prabowo Segera Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara
Pencapaian yang masih di bawah target ini disebabkan oleh berbagai kendala, di antaranya keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta proses administrasi yang membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Pemerintah Kabupaten Mempawah menyatakan bahwa pembangunan jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas utama guna meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat di daerah tersebut.
Selain itu, faktor cuaca dan keterlambatan proses lelang proyek juga menjadi penyebab lambatnya progres pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mempawah. Meski begitu, Pemkab Mempawah optimistis bahwa dengan strategi perencanaan yang lebih matang dan pengelolaan anggaran yang lebih efektif, capaian pembangunan dapat meningkat di tahun-tahun berikutnya.
Keberhasilan dalam Menjaga Kualitas Lingkungan
Di sisi lain, Pemkab Mempawah berhasil mencapai kemajuan dalam upaya pelestarian lingkungan. Bupati Erlina menyampaikan bahwa salah satu pencapaian positif di tahun 2024 adalah peningkatan indeks kualitas air yang melampaui target.
“Salah satu indikator pencapaian dalam bidang lingkungan adalah indeks kualitas air yang ditargetkan sebesar 45,00 persen, namun realisasinya mencapai 50,63 persen. Ini menunjukkan bahwa upaya dalam menekan tingkat pencemaran lingkungan membuahkan hasil yang cukup signifikan,” jelasnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai program yang dijalankan, seperti pengawasan terhadap pembuangan limbah industri, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, serta optimalisasi pengelolaan sampah di wilayah Mempawah.
Langkah Strategis ke Depan
Dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh anggota DPRD Mempawah, Bupati Erlina menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bekerja keras untuk meningkatkan realisasi pembangunan infrastruktur di tahun 2025. Beberapa langkah strategis yang akan diambil antara lain:
1. Optimalisasi Anggaran – Pemerintah akan lebih selektif dalam pengalokasian anggaran agar proyek-proyek infrastruktur dapat berjalan sesuai rencana.
2. Percepatan Proses Administrasi – Penyederhanaan birokrasi dan percepatan lelang proyek akan menjadi fokus utama guna menghindari keterlambatan pembangunan.
3. Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Swasta – Pemkab Mempawah akan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan dukungan tambahan dalam percepatan pembangunan.
4. Pemanfaatan Teknologi dalam Pengawasan Proyek – Dengan memanfaatkan teknologi pemantauan proyek secara real-time, diharapkan dapat mengurangi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
Dengan berbagai strategi ini, Pemkab Mempawah optimistis bahwa target pembangunan infrastruktur dapat lebih optimal di tahun mendatang.
Dukungan DPRD dan Harapan Masyarakat
Sementara itu, DPRD Mempawah menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur. Ketua DPRD Mempawah, dalam sambutannya, menyebutkan bahwa pihak legislatif siap mengawal program-program pembangunan yang telah direncanakan agar berjalan sesuai target.
“Kami berharap Pemkab Mempawah dapat lebih proaktif dalam menangani kendala yang ada agar pembangunan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat Mempawah juga mengharapkan agar pemerintah daerah lebih transparan dalam menyampaikan progres pembangunan, serta lebih responsif terhadap kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah.
Dengan berbagai tantangan dan peluang yang ada, Pemkab Mempawah berkomitmen untuk terus mengupayakan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik di masa depan.
Faizal Candra Rizky Perkasa
wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Analisis Pergerakan Harga Minyak Dunia Yang Kembali Turun Setelah Sempat Menguat
- Kamis, 05 Februari 2026
PLN Pastikan Tarif Listrik Triwulan I Februari 2026 Tidak Naik Demi UMKM dan Rumah Tangga
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan dan Petir Menghantui Sejumlah Wilayah Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026
Update Bansos PKH dan BPNT: Saldo Masuk, Warga Diminta Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Perpanjangan Aktivasi Rekening PIP 2025 Hingga 28 Februari 2026, Siswa Wajib Cek Sekarang
- Kamis, 05 Februari 2026
Cara Lengkap Persiapkan Dokumen KIP Kuliah 2026 Agar Cepat Lolos SNBP
- Kamis, 05 Februari 2026
Penjualan Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2026 Capai 435 Ribu, H-3 dan H-2 Paling Favorit
- Kamis, 05 Februari 2026













