Kamis, 05 Februari 2026

Laporan Lengkap Arus Mudik Natal 2025, Tol dan Penyeberangan Aman Lancar

Laporan Lengkap Arus Mudik Natal 2025, Tol dan Penyeberangan Aman Lancar
Laporan Lengkap Arus Mudik Natal 2025, Tol dan Penyeberangan Aman Lancar

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan arus mudik Natal 2025 berjalan aman, lancar, dan terkendali. Evaluasi ini mencakup moda transportasi darat dan penyeberangan yang melayani masyarakat selama libur akhir tahun.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, keberhasilan arus mudik ini berkat kolaborasi antar pemangku kepentingan. Upaya tersebut menciptakan libur Natal yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Jumlah Penumpang Angkutan Umum dan Penyeberangan

Baca Juga

Strategi Terbaru Pemerintah Perkuat Pendampingan UMK Menuju Wajib Halal 2026

Data menunjukkan sejak H-7 hingga H+1 libur Natal, sebanyak 1.519.397 orang menggunakan bus sebagai moda transportasi darat. Sementara itu, 1.731.248 orang memilih kapal penyeberangan untuk pulang kampung atau berwisata.

Pada sektor penyeberangan, terjadi peningkatan penumpang sebesar 24,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan penumpang angkutan jalan mengalami penurunan 6,48 persen dibanding tahun lalu, menandakan pergeseran pola transportasi.

Arus Kendaraan di Tol dan Jalur Arteri

Kendaraan yang keluar Jakarta melalui jalur tol tercatat sebanyak 1.582.977 unit hingga 26 Desember 2025. Angka ini meningkat 8,12 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan lonjakan mobilitas masyarakat.

Sementara kendaraan masuk Jakarta melalui tol mencapai 1.488.424 unit, naik 3,84 persen dibanding tahun sebelumnya. Jalur arteri juga mencatat peningkatan signifikan, dengan 4.768.603 kendaraan keluar Jabodetabek dan 4.292.160 kendaraan masuk.

Percepatan Waktu Tempuh dan Rekomendasi Keselamatan

Kecepatan rata-rata perjalanan Jakarta-Semarang meningkat 0,67 persen, dari 83,45 km/jam menjadi 84,02 km/jam. Waktu tempuh rata-rata kumulatif juga lebih cepat, dari 5 jam 13 menit menjadi 5 jam 10 menit, memberikan pengalaman mudik lebih nyaman bagi masyarakat.

Untuk jalur sebaliknya, Semarang-Jakarta, kecepatan rata-rata kumulatif naik 5,3 persen menjadi 85,14 km/jam. Perbaikan waktu tempuh kumulatif juga tercatat lebih cepat 5,2 persen, dari 5 jam 23 menit menjadi 5 jam 6 menit, yang menunjukkan efisiensi transportasi meningkat.

Imbauan Kemenhub dan Peran Cuaca

Aan Suhanan mengimbau seluruh petugas lapangan agar konsisten memberikan pelayanan terbaik. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama bagi pengguna angkutan umum.

Di tengah cuaca ekstrem, penundaan perjalanan dapat terjadi demi keselamatan penumpang. Masyarakat diminta selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebelum melakukan perjalanan.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

wartaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Lonjakan Serapan Beras Nasional Awal 2026 Buka Peluang Ekspor dan Kestabilan Pangan

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Februari 2026: Penurunan Pertamax Hingga Dexlite di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Februari 2026: Penurunan Pertamax Hingga Dexlite di Seluruh Indonesia

Pemerintah Mempertahankan Tarif Listrik Triwulan I Tahun 2026 Untuk Semua Golongan Non-Subsidi

Pemerintah Mempertahankan Tarif Listrik Triwulan I Tahun 2026 Untuk Semua Golongan Non-Subsidi

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Tegaskan Strategi Produksi Berkelanjutan

Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia

Proyeksi Harga Nikel 2026 Meningkat Tajam Akibat Pengetatan Produksi Indonesia